Thursday, 29 May 2014

Unconditionally


“Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. 

Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. 

Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.” 

Raditya Dika


Oke, aku selalu merasa kesulitan ketika aku harus menuangkan cerita tentang orang itu. Bukan, bukan karena perbendaharaan kata-kataku yang sedikit, ataupun kemampuan mengetikku yang berada jauh dibawah standar normal. Justru, hal yang paling menghambatku adalah rasa maluku sendiri.

Aku malu kalo nyatanya, orang itu masih menempati banyak tempat dalam buku kenanganku.
Aku malu kalo nyatanya, orang itu masih menempati tempat teratas dalam daftar orang yang ingin aku temui.
Aku malu, kalo teman-temanku akan bertanya, "Lho cil, kamu masih?"

Aku malu, kalo sebenernya harus jujur, dibalik semua rasa malu itu, aku hanya takut menghadapi kenyataan, kalo aku tahu, kalo orang itu ga akan pernah merasakan hal yang sama sepertiku.

Menjadi seseorang yang mudah penasaran mungkin akan jadi suatu hal yang baik buat orang yang sedang menggeluti bidang kedetektifan. Namun aku yakin, ini sangatlah tidak baik buat aku. Masa iya, aku tadi sengaja mengetikkan sebuah nama di search engine nya facebook. Dan aku melihat beberapa foto yang baru aja di upload disana, beberapa komen penting yang mengabarkan tentang keberadaan orang itu juga terdapat di sana. 

I just wanna say this.
I'm glad to know  that you're fine. I'm glad to know that you indeed have a good life. I know, this's nothing matter to me either you, but i do really happy for you. I only can wishing you the best, invisibly. I don't know how to reach you. You're like putting a huge and strong barrier to me, I don't know what my mistakes are, but you seems like really hate me now. And maybe, that's what make me just can't get over you, simply because I'm still curious about the reasons why you're doing me like this now. I know, maybe you're just irritated with my acts. Or maybe it's you who always this careless to people around you.

I don't have more to say.. 
May you stay healthy there. Good luck in your education's activities there. 
You always know this, right? Ich werde dich vermisse..


Share:

1 comment: