Monday, 9 July 2012

Dinamika Kehidupan

Hidup itu emang terasa nggak adil bagi beberapa orang/golongan.Dan mayoritas, hal yang membuat mereka berpikirin seperti itu adalah dikarenakan faktor ekonomi. Kalo disuruh jawab jujur, aku juga gamau munafik, aku juga pernah berpikiran semacam ini "Enak ya keluarga ini...kayaknya kok..." tapi kalo aku terus  menerus berpikiran seperti itu, kan jadinya malah ndak rasional, jadi hal ini sangat-sangat tidak dibenarkan adanya hehehe, dan sebisa mungkin harus menghindari pemikiran seperti ini, karena pemikiran-pemikiran yang seperti inilah yang akan membuat kita menjadi orang yang tamak, menghalalkan segala cara, dan nggak pernah mau bersyukur, Naudzubillahimindalik.

Seiring berjalannya waktu, seiring bertambahnya umur, seiring banyaknya pengalaman, cerita, dan hal-hal yang aku lalui, aku tahu, kalo apa yang kita inginkan belum tentu menjadi apa yang kita butuhkan. Banyak orang yang menginginkan beruang banyak, tapi yang mereka butuhkan untuk hidup nggak cuman uang aja, mereka butuh orang yang bisa mendukung mereka untuk hidup. 

Ada hari.. dimana kita sedang berada di tingkat yang paling bawah, melalui banyak hal yang membuat kita merasa lelah secara emosional maupun fisik, namun ada juga hari... dimana hidup terasa begitu menyenangkan, ringan, dan worth it. Ya, itulah hidup, terus berputar. Seperti sepeda yang dikayuh, kita harusnya membuatnya seimbang supaya kita tidak jatuh. Gimanakah itu? 

Untuk membuatnya seimbang, diri kita sendirilah yang tau gimanakah caranya. Diri kita sendirilah yang tahu, seberapa seimbangnyakah yang kita perlukan supaya kita tidak jatuh? Tapi daripada memikirkan bagaimanakah caranya supaya seimbang dan tidak jatuh, alangkah baiknya kalau kita belajar bagaimanakah caranya supaya tetap seimbang ketika kita sedang terjatuh? Karena makna hidup yang sebenarnya itu seperti roda sepeda- bukan sepeda yang sedang dikayuh. Kadang kita ada diatas, kadang kita berada dibawah.

Sekuat apapun kita berusaha, menurutku, filosofi itu nggak akan bisa kita hindari, karena hidup ini sudah ada yang mengatur diatas sana. Orang yang sekarang kaya raya, kebanyakan- dulunya memiliki kehidupan yang susah. Begitu juga sebaliknya. Justru- karena pernah melalui kehidupan yang berat itulah sekarang dia tahu dan sudah cukup kuat untuk mempertahankan hidupnya- yang lebih baik. 

Ketika dibawah itulah, sepatutnya kita mengambil banyak pelajaran, bagaimana menerima apa yang kita lalui ketika dinamika kehidupan kita sedang di bawah. Dan bagaimana kita harus mengingat hari-hari itu ketika dinamika kehidupan kita sedang berada diatas.

Bismillahirohmanirohim, semoga bisa ya :]
Share:

0 komentar:

Post a Comment