6 April 2013

14th April 2012

Almost a year past.. 
Ini adalaah cerita tentang Anisya dan Rishad serta beberapa teman mereka pada suatu hari. Kali itu, pagi-pagi sekali Nisya membuka timeline twitternya, tak disangka, ada tweet dr org yang paling dia sukai kala itu, juga menghiasi timelinenya. Nisya pun tersenyum. Aneh, pikirnya. "Tweet kaya gitu aja, ngga ada hubungannya sm aku, bs bikin aku senyum. Hahaha, Nisya.. Nisya.." batinnya mengasiani dirinya sendiri.

Jam dinding nyaris menunjukkan pukul sepuluh, Nisya yang notabene harus ke sekola di sabtu-sabtu pagi ini karena sebuah keperluan yang puenting, akhrnya segera bersiap-siap. Seusai mandi, dia menghenyakkan tubuhnya lagi kasur, membuka timelinenya, berharap ada kelanjutan tweet dari si Risha. Sudah dalam kurun waktu beberapa menit dia merefreshnya..namun tak ada. "Yasudalaa, aku berangkat aja."

Akhrnya, Nisya bergegas menuju motornya. Memakai jaket dan helm. Kini siap untuk berangkat. Pagi itu, Nisya tak seberapa semangat. Entah kenapa.. dia hanya ingin, walau tak mungkin, bentaaar ajaa, pengen ketemu Risha. Jalanan pagi hendak siang itu sedikit membosankan buat Nisya. Nisya pun tiba di lampu merah pertama. Detiknya masi menunjukkan 67 detik lagi. "Oh meen, lama bgt. Panasnya ga main-main pula"

Tapi, keogah-ogahan Nisya seketika berubah, ketika dari pinggir keramaian sepeda-sepeda motor pagi di lampu merah itu, ada sebuah motor menyeruak ke barisan terdepan. Nisya kenal betul dengan sepeda itu. setiap pagi, Nisya selalu berpapasan dengan motor itu. Platnya, ah benar. Bukan, itu bukan Risha. Risha ndak naik motor. Itu sepeda milik teman Risha, Gev. Ya itu Gev, tapi pagi itu Gev tak sendiri. Iyaaaaaa, iyaaaaaa itu Risha. Membonceng di belakang Gev. Nisya sungguh tak percaya apa yang diliatnya. Seketika, "Dag dig duug dag dig dug" dadanya tercekat, nafas Nisya kian memburu. "Sha.. " batin Nisya. Dan seketika, Nisya tersenyum lagi. Tulus, walau tau Risha ga mungkin tau kalo ada dia didekatnya.

Nisya pun mulai menerka-nerka, kemana Gev dan Risha akan pergi, pagi itu mereka berdua masih memakai celana kostumnya. Nisya juga tau dr temannya, kalo hr ini ekskul mereka sedang bertanding. "Aaah.. mungkin dr situ. dan sekarang Gev mau nganterin Risha pulang. dan yg pasti, mereka bakal lurus.. dan ga searah lagi sama aku..." batin Nisya. 6..5..4..3.. habis ini pisaah. dada Shaa..2..1.. Nisya pun siap-siap mengegas motornya dan hendak belok kiri. Tak disangka.. Gev dan Risha ternyata juga belok kiri..... "Haahh sumpaaah? Mau kemana sih? kok ga beloook" batin Nisya, kaget, prediksinya ternyata salaah.

Sepanjang perjalanan.. ternyata Nisya, Gev, dan Risha searah. "Ga salah lagi, pasti mereka mau ke sekola juga, ngapain ya tapi?" Nisya pun menerka-nerka sendiri sambil menikmati pmandangan yang ada di depannya. Nisya tak berani menyalip mereka, lagipula Gev mengendarai motornya selalu dengan sangat kencang. -- Dari belakang Nisya memerhatikan Risha. Sepatunya yang berwarna hijau dengan strip oren. Jaketnya yang berwarna hitam. Helmnya yang berwarna biru dan hitam. Celananya yang berwarna putih. "Dari belakang pun.. Risha suda sangat keren! Hm, tapi kasian Risha kakinya kepanasan" pikirnya, wkwkwk. :))

Setelah melewati perjalanan yang begitu mendebarkan huahaha, akhirnya. Mereka tiba di sekolaah. Yaa, Nisya masuk ke dalam sekola selang beberapa menit dr Risha. Dan ternyata, di dalem, suda banyak teman-teman Risha dan Gev yang lain. Stelah Nisya bertanya ke tmnnya yg satu ekskul dengan Risha, ternyata emang mereka semua janjian balik lagi ke sekola setelah uji coba tanding. buat latian lagi :)

Akhrnya, Nisya pun mengerjakan tugasnya siang itu dengan perasaan lebih gembira karena ada Risha heheehe :D Oyaa, hari itu Nisya dan teman-teman yang lain yang bertugas harus menghabiskan waktu sampek sore hari untuk menyelesaikan acara mereka hari itu -- Dan ternyata Risha juga sampe sore lhoo di sekolaa hihiii Nisya senang sekali =))

"Shaa. Aku tadi liat kamu sama Gev lho pas dijalaan"
"Lho iyata ? Hmm aku kok ga liat yaa"
"Hmm liat ga yaa tadi ? O liat.....se...ka...ya...nya"
"Km ngapain kok ksini?"
"Iya mau nyiapin. Katanya ada peralatan baru juga hari ini."
"Oalaah,"
Sejenaak, Nisya memberanikan diri buat ngomong sama Risha huehehe. Ya Nisya tau kok, Risha ga mungkin liat dia. Kan Nisya dibelakangnya terus.=)) Risha hanya menghibur =))) Setelah itu, Nisya beranjak dr meja tempat Risha duduk, dia harus mengerjakan tugas yang lain :)

Sorenyaa, setelah acara pertama selesai, ternyata Risha juga belum pulang. Nisya dan temannya pun memilih untuk menyelesaikan tugasnya di kelas Risha. Sedangkan Risha sedang bermain bersama temannya di lapangan. Sesekali Nisya keluar. Mengagumi sosok Risha yang sedang memainkan benda itu. Selang beberapa menit, Nisya meliat Risha berjalan ke arah koridor. Mungkin mau duduk. Dan ternyata iya. Namun, tiba-tiba dari kejauhan ada sebuah truk masuk. Dr tengah lapangan, dua teman Risha, Gev dan Bang memanggil-manggilnya. "Shaa, ewangi ayooo!". "Mooh males." balasnya sambil menyendenkan punggungnya di tembok. Nisya yang sedang berdiri di ambang pintu menghampiri Risha. "Heeeh Sha oo pemales =)) Bantuin sana" "Capek, bukan kerjaanku juga kok haruse, kan ada mas-masnya" balasnya terengah sambil tersenyum. "lhoalaah hahaha, tuek hi, ayota bantuin", "Yaa" Risha pun berdiri berlari kecil dengan sepatunya yang tak dipake sempurna.

Seusainya semua pekerjaan. Risha tampaknya sudah akan pulang, ketika Bang dan dia masuk ke kelas dimana Nisya mengerjakan tugasnya. Sebelumnya, Nisya dan temannya Am, suda menyembunyikan sepatu mereka, namun tempatnya konyol sekali :)) Sampai-sampai Risha mengomentari "Nyembunyikno kok ya ndek situ" akhrnya kegaduhan sempat terjadi. =))

Dan pulanglah si Risha dan komplotannya itu. Dada Rishaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, pikir Nisya :)


Ohya, ketika Nisya hendak pulang. Dia teringat, akan buku latihan soal Risha yang dulu sempat dia tulisin sesuatu yang berada di kolong meja pojok kiri, dan sore itu Nisya hendak mencari buku itu.. dan menulis sesuatu lagi. Namun Nisya tak dapat menemukannya. Justru, Nisya menemukan buku Maik dan Bang. Di dalam buku tulis bind Maik, ada cerita yang ditulis Risha mengenai pemain sepak bola yang dia sukai dan itu kuplak sekali =))))))) Sedangkan...di buku Bang...Nisya menemukan tulisan yang sangat mencengangkan. Tebak apa ? Oya.. Di sampul depan buku Bang.. ada huruf-huruf yang ditulis pake stipo kertas...nggh...

No comments:

Post a Comment