11 June 2017

22

                                     

Hai semuanya! Baru bisa melengkapi cerita tentang ulang tahun ke dua puluh duaku sekarang! Aku tahu, ini sudah hampir dua bulan berlalu :') Telah menjadi sangat sibuk dan super hectic tentang tugas akhirku! Dan susah meluangkan waktu disini.. untuk benar-benar menulis cerita!

Oke, sebenernya aku juga udah agak lupa dengan apa yang terjadi hari itu.. karena kayaknya nggak terjadi apa-apa di tanggal 11 Juni kemarin! Keluargaku, meninggalkanku sendiri di rumah, karena ada acara halal bi halal di Jombang, dan aku tidak bisa ikut karena itu kurang dari sebulan sebelum hari pengumpulan dan presentasi tugas akhirku. Bisa bayangkan gimana deg-degannya? Ngga ada siapapun yang datang ke rumah juga, kebanyakan orang lupa dengan hari ulang tahunku. Bahkan aku tidur lebih awal hari itu dan nggak merasa sedang berulang tahun! Hahaha, kasian yah? nggak dong! Udah sangat bersyukur ke Allah SWT, karena meski umur di dunia berkurang, tapi masih diberi setahun yang lain dan kesempatan untuk menjadi aku yang lebih baik! Apa lagi yang harus kuminta pada-Nya kan?

Tapi kalian tahu gak? Aku punya proyek ulang tahun ke-22 bersama teman geminiku! Tebak siapa? Yappp, dia adalah Yunita (aku sudah sering menyebutkan tentang dirinya sepertinya)! Jadi, ini adalah proyek yang sangat rahasia yang kami buat bersama! Tapi senang sekali rasanya bisa merealisasikannya! Semoga ini bermanfaat dan bisa bertahan lama di mata Allah SWT. Aamiin yaa Rabbal Alamin! Wish, we could make another positive and secret projects together in the future.. :) 

Lalu, datanglah suatu hari yang sangat aneh! Jadi ceritanya, aku mau belajar kelompok tentang menghitung kolom dan dinding geser di rumah icak, bersama temanku yang bernama Rizqi. Tapi, anehnya, Icak terus-terusan bilang supaya aku berbuka puasa di rumahnya aja. Karena, dia pengen masak bareng sama aku. Alasan yang jelek kan? huahahaha! 😋 Terus, tiba-tiba jam 3 sore, dia bilang kalau bibib sama yunita mau ikutan gabung masak-masak. Tapi aku tetep nyantai aja, dan sok-sokan ga curiga sama sekali. Kemudian, bibib sama yunita dateng, lalu kita masak bareng. Nah, anehnya lagi, Icak itu masak mie buanyak banget! Sampe aku tanya "Loh cak, kamu kalau masak sekalian buat sahur tah? Soalnya kok banyak banget nihh! Dan padahal katanya, ayah mama dan adeknya Icak ngga berbuka di rumah saat itu. Kwkwkw, sangat mencurigakan lah pokoknya!

Dan akhirnya beneran, waktu Adzan terdengar tiba-tiba Vio, Tara, Derai, Jatu, Tiara, Ika, Sulal, dateng juga dehhh! SUUU..SUUURPRISEEEE! 👩 Bener kannn dugaanku, hahaha! Jelek banget pokoknya skenarionya hari itu huakaka! Akhirnya, kita ngobrol-ngobrol, shalat bareng, makan, dan foto-foto pastinya! Kita full-team loh hari itu, dan yang mana itu jarang banget buat terjadi akhir-akhir ini! Pokoknya kalo ngga ada surprise itu, kita ngga bakal buka bersama tahun ini! Pokoknya, makasi Icak buat makanannya huahaha! 😛                              

Dan omong-omong, hadiah terbaik ulang tahun ke-22 adalah yang satu ini! Alhamdulillah


R.

No comments:

Post a Comment