Di satu titik, kamu adalah manusia, manusia yang harus belajar melepaskan, melepaskan apa yang di luar kendali kita, melepaskan takdir kita kepada semesta yang terus berputar dengan izin-Nya. Sama halnya dengan kita yang dapat terus berjalan atas seizin-Nya pula.
Innalillahi wa inna ilayhi roji'un, aku ditinggal sama Mbah Nah. Mbah ku tersayang, sahabatku sejak aku bayi. Yang bangunkan aku pagi, yang masakkan aku air, yang maem sama aku, yang jemput aku sekolah, naik becak bareng, beliin jajan. Sudah 2 tahun belakangan, mbah nah gak sekuat dulu. Mbah Nah sudah nggak bisa jalan sendiri. Sudah nggak kuat menopang badannya. Aku sedih lihat Mbah Nah yang seperti itu. Nggak sampai hati melihatnya. Karena, dalam ingatanku Mbah Nah adalah perempuan yang kuat, mandiri, penyayang, dan sangat setia dengan keluarga. Aku rindu kamu, Mbah. Sedih nggak bisa lihat kamu terakhir kalinya. Masih nggak kuat buat nggak nangis setiap kali inget Mbah Nah. Kangen sekali rasanya. Mbahku tersayang. Semoga Allah ampuni semua dosa-dosamu dan menerima semua amalan baikmu di dunia.. Engkau orang paling ikhlas dan tulus yang pernah aku jumpai. Aku sayang Mbah Nah. Aku belum sempat minta maaf sama Mbah. Maaf nggak ikut merawatmu di hari-hari tuamu. Maafkan aku yang menyebalkan, terutama saat aku semakin dewasa. Semoga Allah telah memberimu kebahagiaan yang berlipat-lipat di atas sana. Semoga Allah beri Mbah keluarga untuk menjagamu disana sebagai penggantinya engkau telah menjaga kami semua selama di dunia ini.. Semoga kita dapat berkumpul lagi di Surga-Nya kelak, aamiin ya Rabbal Alamin.
Home will never be the same place without you now. I am gonna miss you forever. There are so much regret in my heart now for didn't do what I should do when I still have the time. You are the one in million. You are the most sincere person I've ever met and had. I am so thankful for that. I miss you so much. My mom said you looked so pretty on your last day, so I am in relieve now. Please take care of me from up there. I love you so much, Mbah 💗
Hari ini, pertama kalinya aku pulang ke Surabaya dengan perasaan sedih. Sedih karena aku pulang dan sudah tidak bertemu dengan Mbah lagi. Dalamnya hati orang tak ada yang tahu. Semakin tua, semakin harus terbiasa dengan perpisahan. Harus beradaptasi dengan cepat kepada setiap perubahan. Subbhanallah, terima kasih Ya Allah. Semua takdir-Mu adalah yang terbaik, aku percaya itu. :)
28 - 29 July 2018.
Kudus - Surabaya.
28 - 29 July 2018.
Kudus - Surabaya.
No comments:
Post a Comment