6 May 2013

Perubahan


Seiring bertambahnya usia, pengetahuan, dan pengalaman kita, pastilah banyak perubahan yang terjadi pada diri ini. Yang pastinya, tiap orang dari kita berharap perubahan itu telah membawa kita menjadi sosok yang lebih baik dari hari kemarin.

Buat saya, berubah itu ada beberapa spesifikasinya. Berubah dalam skala besar / skala kecil. Berubah menjadi lebih baik / lebih buruk. Berubah karena orang lain / diri sendiri. Berubah karena terpaksa / kesadaran sendiri. Dan masih banyak karakteristik lainnya..

Bicara tentang perubahan,
Kalau kita menengok hari kemarin, sadar atau enggak, pasti sudah banyak sekali perubahan yang sudah terjadi pada diri kita, termasuk saya. Buat saya.. perubahan itu bukan hal yang mudah untuk diatasi. Karena, ketika kita melakukan perubahan, kita juga harus melakukan adaptasi, bukan hanya kita tetapi orang-orang disekitar kitapun juga harus melakukan adaptasi terhadap perubahan kita. Dan menurut saya, hal itulah yang membuat "mengapa berubah merupakan hal yang sulit untuk dihadapi".

Contoh nyata yang saya alami.. Ketika saya memutuskan untuk memakai kerudung dalam keseharian saya, ada beberapa kebiasaan lama saya yang mulai tidak saya lakukan lagi, misalnya, dulu sebelum saya pakai kerudung saya suka bersepeda di lingkungan rumah dengan adek saya setiap sore, santai dan fun hanya dengan memakai celana pendek, kaos, sendal jepit.. namun awal-awal saya memakai kerudung, saya jadi malas ketika adek saya mengajak bersepeda, dengan alasan "Malas ganti bajunya hehe, maaf ya nggak bisa nemenin hoho" dan karena itu, akhirnya adek saya jadi ngambek dan ngomel-ngomel "Mbak rizka gaseru sekarang semenjak pake kerudung" -_-

itu masih contoh kecil dan sepele sih ya menurut saya. Bahkan sampai, hmm kira-kira ini sudah satu setengah tahun selangnya setelah saya memutuskan untuk berkerudung, banyak komentar yang ya bisa dibilang agak negatif mengenai perubahan sikap saya semenjak saya berkerudung. Ada yang bilang, saya nggak seasik dulu, saya kok jadi lebih diem dan makin apatis. Bahkan mama saya, sempat ngewejangi saya "Kak, meskipun pake kerudung, jangan keras-keras" saya juga bingung sendiri waktu diwejangin gitu, ini saya kenapa lagi -_- Keras gimananya -_- Perasaan ya biasa-biasa aja -_-

Terus ya saya minta penjelasan ke mama.. Beliau maparin "Ya gitu, kalo mama isengin suru nyari pacar, mesti jawabnya "Nggak ah ma..nggak mau, ntar aja" padahal kan ya gapapa buat cari pengalaman aja Kak. Terus sekarang juga, kalo baju lengennya pendek dikit aja, kamu uda gamau pake, kalo gak keras, apa hayo namanya?" 

Dijelasin kayak gitu, nahya, saya tambah heran lagi -___- Buat saya, saya masih berubah dalam batas normal kok dan perubahan yang saya pilih juga sebenernya saya pengin bisa memperbaiki diri aja buat menjalankan syariat Islam.. Saya juga nggak menutup diri untuk berteman dengan lawan jenis. Bahkan, saya punya sahabat cowo, bahkan most time, saya lebih nyaman main sama temen-temen cowo daripada cewek (soalnya buat saya mereka lebih seru dan memberi dampak positif, contoh simple: temenan sama cowo jadi jarang banget nggosip hahaha :p), BAHKAN saya juga masih mau menyimpan perasaan sama lawan jenis zzzzz -_-

Intinya. kenapa saya bilang berubah itu susah? Karena, belum tentu, semua orang disekitar kita bisa menerima keputusan kita buat berubah. Dan buat saya, diterima / tidaknya perubahan kita oleh orang disekitar kita itu punya andil cukup besar dalam melangsungkan perubahan..

Mengapa begitu ?
Ya, tentu aja. Ketika keputusan kita didukung dan diterima oleh orang-orang disekitar kita, itu akan membuat perubahan yang akan kita jalani nantinya akan lebih mudah untuk dilangsungkan.. Dan akhirnya output yang kita harapkan insya Allah bisa tercapai :D

Maka hal yang perlu kita perlukan supaya perubahan yang kita pilih nantinya dapat berlangsung lancar adalah mengutarakan rencana tersebut kepada orang-orang disekitar kita. Dengarkan bagaimana pendapat mereka.. dan ketika ternyata mereka tidak sependapat, utarakan alasan dari keputusan yang kita pilih. Jika keputusan itu, kamu yakini sebagai hal yang bisa membuatmu lebih baik, bisa membawamu ke jalan yang benar, saya yakin, semua akan menerima dan mendukung pilihanmu. Terutama, utarakan hal-hal itu kepada orang tua terlebih dahulu.. karena izinnya mereka adalah izinnya Allah SWT juga :)

---------

Jauh sebelum melakukan hal yang sudah saya sebutkan diatas, pasti ada satu hal yang lebih mendasar dan kita lakukan, apa itu ?

NIAT.

Yupp, dari semua hal yang akan kita lakukan. Semua didasari atas niat bukan ? Selain pengaruh dari lingkungan luar terhadap perubahan kita.. niat juga memiliki efek dan andil yang sangat besar juga terhadap mulus / tidaknya perjalanan kita dalam melakukan perubahan. Semakin kuat dan kokoh niat yang kita pupuk, akan menghasilkan output yang semakin baik.. Dan sebaik-baiknya niat.. Adalah niat karena Allah ta'ala. Asking why ? As example, ketika kita berniat berubah demi seseorang, misal demi pacar kita.. Gimana kalo suatu hari pacar kita itu pergi ? Berati, tempat kita menggantungkan niat kita itu otomatis hilangkan. Dan akhirnya perubahan yang kita pilih, menjadi goyah dan kita nggak konsisten lagi dalam melaksanakannya. Akhirnya outputnya nggak sesuai. Atau mungkin parahnya... kita malah jadi lebih buruk dr sebelum kita berubah. Ngga mau kan ?

Itulah kenapa, baiknya kita berniat berubah demi Allah ta'ala. Karena Dia akan selalu ada buat kita.. kapanpun itu, bagaimanapun kita, dan siapapun kita ! :)

Pastikan niat kita untuk berubah itu sudah bulat, karena ini merupakan obat ampuh pertama untuk menghadapi pandangan dunia luar dan halangan-halangan terhadap perubahan kita..
Analoginya, niat kita ini sebuah batu. Dan pendapat dunia luar adalah butiran airnya. Batu bila secara kontinyu terkena percikan air, akhirnya menjadi lapuk kan? Jadi sekecil apapun pendapat dunia luar terhadapmu..bila dilangsungkan terus menerus pasti bisa menggoyahkan hati. Disinilah pentingnya kuat / tidaknya NIAT yang kamu bangun. Ketika niatmu suda sangat kuat.. bukan lagi seperti batu.. tapi seperti air.. semua pendapat orang tak jadi masalah. Dirimu akan terus mengalir dan mengalami proses perubahan.. :)

Saya punya sedikit kisah.. Dulu awal-awal memutuskan berkerudung.. saya sempat sedih.. karena jika setiap kali saya bertemu teman lama, ternyata mereka tidak bisa mengenali saya dan tidak menyapa. Padahal saya jelas-jelas masih ingat mereka. Tidak semuanya begitu sih, kadang ya nyadar tapi membuthkan waktu.. Saya jadi sedih gitu ceritanya ~ Terabaikan ~ Tapi terus saya ingat-ingat lagi apa niat saya. Saya bulatkan lagi tekad saya. Itu bukan apa-apa. Akhirnya, hal itu..sekarang, bukan masalah besar lagi buat saya ! yey 

Bayangin aja, kalo misal niat saya bandingannya dengan seonggok kapas, pasti tetesan air sekecil itu akan meluluhkan saya, dan bisa-bisa karena saking sedihnya merasa terabaikan, saya langsung buka kerudung saya seketika itu juga, dan bilang "Heee ini akuuuuu ! Kamu lupa ? huhu". Nggak banget kan ?=))

Astaghhfirullah, Naudzu billah min dzalik yaaa...

-------

Point terakhir dari post saya kali ini..adalah...jengjengjeng.. 

"PERUBAHAN YANG TERBAIK ADALAH PERUBAHAN KARENA KESADARAN DARI DIRI SENDIRI."
Saya rasa, untuk mengungkap poin ini, saya nggak perlu menjabarkan panjang lebar. Karena saya yakin.. kita semua tahu apa maksudnya.. secara nggak sadar.. kita semua pasti paham dan setuju akan pernyataan ini. Guru terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri. Dan kebanyakan, perubahan yang kita pilih untuk lakukan pastilah dalam rangka untuk memperbaiki kesalahan yang pernah kita alami sebelumnya. Kesalahan yang terjadi pada kita dan akhirnya membuat sadar diri kita sendiri pula.. :)


Kemarin-kemarin saya seringkali takut dan berpikir panjang ketika ingin melakukan perubahan. Saya merasa, perubahan itu terlalu sudah untuk dilakukan.. karena saya terlalu memikirkan "bagaimana kata orang lain nantinya". Tapi sekarang saya sadar, hidup itu memang pilihan. Saya gamau terus-terusan berada di zona nyaman dan menjadi orang yang begini-begini aja.. hanya karena saya malas untuk mendengar komentar orang-orang luar,huuf. Saya juga butuh gebrakan pada diri saya wkwkwkwk.

Oya,  Hmm, karena emang kita ini makhluk sosial, ngga ada salahnya lhoo minta tolong sama orang-orang disekitar dalam rangka mewujudkan perubahan.. Tukar pendapat dengan mereka yang lebih berpengalaman, tukar pendapat buat nyelesain masalah, ITU JUGA SANGAT PENTING ! Hohohoho

Gimana..uda siap menghadapi perubahan menjadi lebi baik ? :D

No comments:

Post a Comment