9 July 2013

Alhamdulillah


"Alhamdulillah" nggak ada kata lain yang pantas aku ucapkan atas segala sesuatu yang sudah Allah berikan sama aku sampai detik ini. Semua, setiap hal, dari yang kecil sampai yang besar, dari yang tak terlihat sampai yang tampak, semuanya sungguh sangat tak terhitung jumlahnya. Terima kasih ya Rabbku

Hari ini, rasanya seperti sedang menaiki sebuah roller coaster di taman bermain. Naik, turun, diputar, dijatuhkan, digoncangkan, odak-aduk rasanya. Ada apa kah? Yupsiii, hari ini adalah hari pengumuman SBMPTN. Hehehehe

Sedih sih, tadi waktu baca pertama kali, ternyata, untuk kedua kalinya aku harus baca kata "maaf" di layarku. Sampai-sampai air mata menetes beberapa kali sembari aku berulang kali merefresh ulang, berharap, mgkn webnya masi belum stabil ato gmana gitu. Tapi ternyata, hasilnya sama, aku masih belum berhasil. Gimana ya tadi rasanya? Paaaaaaaaaaataaaaah hati gitu.. haha. Dari belakang, ibu terus  berusaha menghibur sambil memegang pundakku "Gakpapa, kak, gakpapa" 

Beberapa menit kemudian, aku dengar adzan Magribh berkumandang. Subbhanallah, masi sakit rasanya. Masih gapercaya dan terus bertanya-tanya. Gk paham, jga apa yang dalam hati aku pertanyakan. Ibu memanggilku untuk membatalkan puasaku tadi, tangisku mulai reda. 

Setelahnya, hp ibu yang terletak di sampingku lednya menyala, ibuku mengambilnya, dan membaca dari siapa pesannya berasal. ternyata pakdeku. detik kemudian, histeria ibuku keluar. "Kaaaaaaak, Alhamdulillah, kamu lolos murni d4 sipil, Alhamdulillah, gpapa kak, barangkali nanti nerusin ayah. Barangkali nanti jadi dosen nerusin pakde lhooo". Aku nya masi diem aja. Masi syok sama hasil SBMPTN.

Ibuku mulai kehabisan kata dan meninggalkan kamarku.

Aku mulai berpikir sendiri. 

Pertanyaan dalam hatiku mulai berhenti.


Astaghfirullah, aku tadi uda nggak bersyukur. Astaghfirullah.. 
Akhirnya, aku sempatkan diri untuk bersujud syukur kepada-Nya. Aku ambil air wudhu dan melaksanakan sholat Magribh. Sungguh, temanku.. Subbhanallah rasanya ringan sekali. Dan aku tersenyum, dengan sendirinya.

Dalam hatiku, berulang kali aku bertanya, "Beginikah indahnya mencintai-Nya?"
Sungguh, tak ada rasa sedih, kurang, penyesalan, kemarahan dalam diriku. Yang adalah, perasaan ringan dan kecukupan yang luar biasa. Ya Rabbi, Engkau sungguh sihir yang sangat nyata.


Kegagalan yang sudah dua kali aku rasakan, memberiku banyak pelajaran, memberiku banyak hikmah yang harus aku ambil. Kegagalan kemarin, membuatku semakin dekat kepada-Nya. Membuatku mengerti, kalau segala sesuatunya harus kita kembalikan kepada-Nya, mgkn memang bukan hal yang mudah untuk dijalani, tapi kita harus percaya. Skrg aku tau, bagaimana rasanya kalau kita menggantungkan segala hal yang kita pilih kepada-Nya? Ya sperti ini, tak ada rasa sedih..tak ada rasa sesal..ketika kita tak mendapatkannya. Subbhanallah. Mereka bilang. orang hebat bukanlah mereka yang nggk pernah jatuh dan selalu berada di atas. tetapi orang yang dpt berdiri lagi ketika mereka jatuh. Kemarin aku bisa, sekarang aku harus lebih bisa.

Kemarin-kemarin, aku selalu membayangkan, bagaimana rasa penyesalan yang harus aku lewati kalo aku nggak keterima di fkg ? Pdhal, mgkn, insya Allah, kalo aja aku kmrn nggak takut untuk mencoba di jalur undangan, mgkn skrg aku sudah keterima. Aku selalu membayangkan dan buatku, rasanya itu pasti akan sangat begitu menyedihkan. Ketika mulai terbesit pemikiran sperti itu, aku berusaha keras menyingkirkannya dan beraktivas lagi;

Kini, aku harap semua pemikiran itu ga akan pernah ada lagi, aku harus belajar melihat segala kmungkinan yang lain. Mgkn itu emang bukan jalanku, mgkn itu bkn yg terbaik buat aku. Dan skrg aku percayakan semua ini kepada Allah. Yang paling penting, aku sudah berusaha maksimal, aku sudah berikan yang terbaik yang aku bisa. Sehingga, aku nggak akan menyesali apapun pd akhirnya, amin..

I will see Allah's answer on that time. However, now i know, that my dream to build a school is getting closer by i accepted in civil :) Amin ya Allah.. To those who haven't success, never lose a hope my friends.. Keep fighting and praying, work hard never betray in the end. We just have to keep believing, okay? 

May Allah bless our struggle always, amin.

"Dan kepunyaan Allah lah apa yang gaib di langit dan di bumi, dan kepada-Nya lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhan-mu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan" :) - (QS. Hud ayat 123)

3 comments: