25.2.13

to: Picadi


 

"Seperti cerita yang tak ingin berenti kuceritakan
 Seperti lagu yang tak ingin berenti kunyanyikan
Membawa senyum hanya dengan sedikit mengingat tentangnya
Seperti terisi walau jarak membentang
Seperti disisi walau kata tak bersinambungan
Seperti sihir, kau ada"  



It was a post request from friend of mine. And i made it already because my modem just get activated by my mom hehehe. Well, my friend asked me to make a "galau" post. After keep finding and  thinking to.. what "galau" story I should tell here...? In the end, I realize.. that there's no more "galau" story than my own love story, indeed! :'))))))))))))))))))))))))))

So.. It was my secret admiring story towards someone, well, let's call him, Ndut. He's a nice person yet too careless (it was my type :p), he's funny, childish, longor, and others that could keep making me enchanted with him, hiks hiks. Humm, by the way, I have liked him since.. Ramadhan two years back then. Wooohhhh, been old enough yaa, Ndut ? X)

Aku ngga tau juga, apakah si ndut ini nyampek sekarang, ngga pernah sadar kalo aku suka ama dia apa gimana? Apa tau tapi pura-pura ngga tau? Apa tau tapi emang dianya ngga peduli? Mgkn, opsi terahir yang paling masyukk :’) Tapi yang jelas, kalo kata temen sih, ini semua adalah salahku sendiri, kecupuen. Duh ya gimana lagi.. aku ini emang cupu dalam masalah percintaan. Aku emang takutan e.. pemalu parah sisan..  Aku ngga ngerti, kalo aku yang mulai duluan itu normal apa nggak, masa yaaa.. kalo aku habis chat2an gitu, besoknya.. aku pasti ngga berani kalo harus ketemu. Pasti tak hindarin.. Iyaa sumpaah aku itu cupu abis hehehe :p

Yauudah.. makanya.. kalo kata temenku sih, “Jeilah, ngga ada kemajuan cil. Cupu”-__-

Jadi, pas dulu itu, pernah kan ya, lagi main di kopsis. Terus, aku itu kalo di kopsis sukanya di bully gitu sama anak-anak T,T Ngga cuman temen seangkatan, bahkan adek2 kelas gitu ikutan ngelunjak kalo lagi ngebully aku, -,_- Nhaaah, terus ya.. Pas itu si Fakhri, si raja traktir, lagi koar-koar mau nraktir permen yuppi. Lha, aku kan ya pingin sih. Terus ak ngetem, “Riiii, aku ntr mau yaaaa...”. Terus tibalah si yuppi dibagi-bagi. Dan ternyata aku ngga dikasi dan ngga berhasil dapet satupun yuppi, trus aku diketawain sama adek-adek -_,-

Terus pas itu, kamu lah yang ngga berada jauh dari aku. Lhah, aku kan minta-minta permen yuppi gitu se, tapi ngga ada yang kasi, terus, pas mau sholat Jumat, kamu itu nawarin aku, “mau ta? Nilo..” Terus permen yuppi ice cream orenmu kamu kasih ke aku. Ngerti nggaaak nduut, pas itu seneng banget rasanyaaa, bahkan foto yuppinya masi ada di laptopku nyampe sekarang hahahah. Dan kayaknya sih, itulah yang bikin aku naksir pertama kali :-,) Dan, semenjak itu juga, kamu punya nama sendiri, “The Candy Giver” ;p

Hmm. Oya, ga lama kemudian, kan aku pake bb yaa, nhaah, baru-barunya make itu, aku diinvite gitu sama Fakhri, ke sebuah grup. Dan di dalemnya situ, ada si ndut jugaa – Setelaah mikir2 gitu, “add ngga yaa?”akhirnya malemnya aku add bbmnya ndut. Oyaa – Betein banget lhooo, uda mbrani-mbraniin diri, nyampek 3 hari gitu, masi belum di accept -_- Akhirnya di hari itu juga, ak delete pending requestnya hikshiks.. patah hati pooolll </3

Tapinya,,
Aku inget, pas itu habisnya ponrom ato apa gitu, terus aku disekola, pokoknya aku lagi sama bubub, minta ajarin kimia kalo ngga salah. Eh aku di invite ke sebuah grup lagi. Yaudah ak accept ajaa. Terus, pas udaah masuk, Woooohhhhh!!!! Ada namanya ndut lagi!! Disitu ada dua kontak dengan nama yang sama. Iyaaa, namanya Ndut. Tapi bedanya, satunya dpnya adalah sama yang kaya aku add tapi ngga di accept2, dan yang satunya lagi.. beda. Terus, aku galau gitudee, cerita ke bubub.

“Buuuuuuuub enaknya di add engga yaaa? Tapi entar ngga di accept lagi..”
“Coba aja lho bub..Barangkali yang kamu add itu sekarang uda ngga dipake lagi. Coba kamu add yang satunya beda aja.”
“Huhuhu kok ga berani yaaa.”
“Yaudaah, sini tak anuin aja.”
Terus akhrnya, siang itu, bubub yang nge add in bbnya diaa.
Belajar siang itu jadi ngga konsen.. Aku takut aja.. kalo ngga bakal di accept lagi.. Takut.. Kecewa lagi heeeuhhhhhh. Beberapa kali, hapeku tak incengin muluuu, ud di accept belum.. ><

Jengjengjenggg ~
Pas itu jam berapa yaa? Uda agak soree gitu. Aku mau pulang kaaan, aku inceng hapeee. Eh ternyataaaaaaaaaaaaaa, di accept hahahaa. (:P) Oya, malem beberapa hari setelahnya itu juga, kan ada temennya ndut yang minta folbek ke aku, yaudaa aku folbek, eee ngga taunya, di Tlnya temennya itu, dia ya lagi minta folbek ke Ndut, heheh, semenjak itu, aku jd tau twitternya ndut juga :)))

Tapi aku ngga sering mentionan sama dia. Pas dulu pertama kali mention dia itu, gara-garanya uda mualeem kaaan, terus dia ngetweet, insom gitude, terus tak retweet. Dan akhrnya sempet mentionan di twitter, oiyaaa.. di twitter juga, aku punya panggilan lain drpd yang lain ke dia. Bahkan nyampe skrg, ak sering panggil dia dengan nama itu heheheh.

Dan chat di bbm yang paling berkesan adalah, pas di bulan Ramadhan. Ternyata, kita sama-sama susah tidur lhoo. Terus, kalo sahur gitu, kita mesti bangunnya meepeeet, bahkan sering ngga saur,  ;p Hari itu, kita chat2an dari mulai buka puasa nyampe saur. Luama kaan ya? Daaan hari itu, ak ngerti ndut itu masio cueknya ngga ketulungan, dia itu baik sajane. Oyaa, aku ya inget, hari itu, dia lagi nginep di ruma temennya ehehehhe.

Ohiyaaaaa,
Dulu bbmku sama ndut mengalami masalah yang sama nih! Kita ngga bisa ganti status. Hahahah! 
Oiya, pas itu kan statusnya anu gitu. Kan ak penasaran, apaan si itu, kok ngga perna ganti juga.. ternyataaaa, itu judul lagu. Dan ngga perna ganti, karna emg gabisa gantiii :))
Akhrnya, kalo pas salah satu dr kita bs updet, kita mesti pamer dan laporan, trs kasih tau gmn kok bs :))

Tapi yaa, gara-gara suatu hari di malam bulan Ramadhan juga, aku liat ndut mentionan sm seseorang, dan semenjak itu aku jd ngerasa insecure buat suka sm dia. Dan aku berusaha keras buat gak semakin suka. Tapi apa daya, berhubung, setiap hari masih bisa ketemu sama dia, rasaa sukanya gak ilang-ilang TT

Uda agaak lama gitu.
Pas itu, lagi ngeliput final detcon. Eeeh terus ada guest starnya iku, muiriiiiiiiiiiiiiiiip pol sama kamu. akhirnya aku chat kamu, terus tak ceritaain, bahkan nyampek tak video dan ak foto, ingatkah? :))

Oya.. Kamu ngga tau ya Ndut..
Waktu itu, habis aku bersepeda, aku mampir ke sebuah masjid. Masjidnya bagus, ada ACnya, makanya aku suka dan berenti disitu. Sesudanya aku sholat, aku kan make sepatu di teras depannya, aku kaget banget, pas ada mobil masuk, kaya mobilmu, parkir, dan tebak apa...itu emang mobilmu.Terus, Ngga berapa lama, ada bapak keluar dr mobilmu, jalan ke sebuah rumah di sebelah kanannya masjid. Gila aku ngga nyangka pool. Terus, berapa menit kemudian, ada anak cowo kecil rambutnya jabrik2 make baju abu-abu tua, turun di ruma itu juga, Agak lama dia berdiri di depan, totok2 pager, terus, ada anak cowo gedean make kaos putih, rambutnya jabrik2 juga, keluar dr ruma. Daaan iki garai lebih ga nyante lg, aku yakin iku kamu.Dan yg lebih meyakinkan lg, beberapa saat kemudian, mobil km yg warna emas, dateng juga. Dan yang keluar, adalah seorang ibu memakai baju paduan warna oren dan ijo. Wow.
i was guessing, Have I just look ur whole family ?:')

Well.. if talking about memories with you in there, i think it's gonna be so many. Like seriously, TOO MUCH. You know what? I did notice every single detail since there's you and me in it.. And it means a lot, somehow. Memories that always give me a warm feeling anytime I remember about it. And now, I can't believe I've liked you until this period, with no brave. Just like what my friend said, no progress at all. And just like Aho said, it was all my fault. I'm the one who don't have a brave to show you how's my actually feeling. I'm the one who scare to fall (Instead, I indeed fallen deeper and deeper). I'm the one who don't take any action. I'm the first to give distance, and blocked my feeling since the very beginning..

You don't know it, right? How broken was I, to know that you were with her? You don't know too, ndut.. How my mood swinging anytime, to meet you. How i get super happy to meet your car when I about halfway to school? I'm being too excited yet nervous. You don't know too, how i really want to say  hi to you anytime we meet, but I scare.. you won't notice me. You don't know too, how I really wanted to say happy birthday directly to you in your last 17th birthday -- But my friends always chuckled me, so I cancelled it, and I got upset that day. But, lucky me, i could tell  you directly then.. though it was late :p Ndutttt, you don't know how i really really want to scream your name out loud anytime you have a game! But i was too scare and..realize that I was no one. And what more pathetic is, since I don't use blackberry again, sometimes i borrow Aho's phone to see your profile. Puhuhu.
I guess it's gonna be..a really...long list, to mention stuffs that you will not (ever) know.. :')

Sometimes, i still miss you. So damn fuckin muuuuuuuuuuuch. Wondering, have you know how is my feeling towards you ? How i always wanted to ask you, how was your day. Was you happy? :) Sometimes, i'm thinking how happy would i, if my love story was as easy as Endah n' Rhesa's song? So, I could tell you how I like you, this much. Even until this second.><

Like a flashing star, now that boy in purple shirt, while bringing a white carton inside his bag, been already bigger and bigger.. He's growing up each day. He started to like and love someone. He started to make memories in his High School life with his friend. Now, he is 17, just like me. He learnt how to ride a car himself. I know.. actually he will not unnoticed me, but It just me who don't try.

Nduuut, would you still keep the picture that I sent and told you to keep it months ago? A picture contained, A boy using a t-shirt with your name and jersey number? You promised to me that you won't delete it, right?:-)

Ndut, i just want to tell you,  that you ain't a pathetic person at all. Someday, your sickness will healed. You could run in unlimited time. You won't get tired so early. Ndut, please remember this, your parents did love you, so please don't make them disappointed. Ndut, never leave any pray ya.. Please wake up earlier on holiday! :))) Please take more care with yourself. Don't play a game too much. And try to sleep in right time! Nduut, good luck on chasing your dreams yaa! Accountant? Architecture? Or Game Maker? I know you can! Hahaha!

Nduuuut, though you won't ever read this, hmmm it's ok, because one day, i know, there will be someone that telling you these stuffs, right? And I guess she would be a lucky girl, :) Ndut wish you be happy, luck, and healthy always ya.. :-)

31.1.13

Daddy's little girl's dream

Assalamualaykum :p
Heuheuheu saya datang lagi, padahal besok test 3 pelajaran tp sempet-sempetnya yaaa -_- Gpp, pingin cerita soalnya hehehe. Alhamdulillah barusan ayah dan mas akhirnya datang dari berpergian dengan selamat. Terus barusan, habis bincang-bincang sebentar sama ayah.. padahal uda jam 2 pagi -,- Ayah uda bisa tidur, aku masi melek aja O,O

Liat ayah, jadi makin kurus aja akhir-akhir ini, aku jadi agak sedih gitudeeh. Tak ceritain sedikit tentang ayahku yaa, Oya ini ga bermaksud mengumbar apapun terus maaf juga kok kesannya aku ngumbar yang sifatnya privasi gitu, cuman pengin bagi cerita sih hehehe :)

2 bulan ini, emang kondisi ekonomi keluarga lagi nggak semulus jalan tol. Yah, tapi bersyukur banget lah masih bisa hidup terus juga, rezeki udah diatur sama Allah juga kan.. jadi let it flow gitu, tapi Alhamdulillah sekarang masa-masa prihatin sudah terlewati, dan semoga bisa gini terus.. Amin.. Tadi di depan rumah, ngeliatin apa yang ada di depan kita sekarang, kayak flashback gimana jatuh bangunnya Ayah dan keluargaku dalam merintis usaha.. Ya, ayahku adalah seorang wirausaha, kurang lebih.. semenjak, 2005 gitu kali yaaa? Aku nggak hafal pasti. 

Mungkin, rumahku yang sekarang nggak se-gimana yang dulu. Dan, nggak sedikit yang berkomentar "Lho cil, kenapa pindah? Kan enak disana, lebih tengah. Disini, lebih jauh dong?" dan semacam itu. Ya.. ada lah alasannya, mungkiin ada yang uda aku ceritain. Dan ya, itulah alasannya. Tapi, satu alasan yang paling pasti menurutku adalah, ini sudah takdir dari-Nya. 

Bagaimana hidupku sekarang? Gimana di rumah baru?
So far. Aku sangat bersyukur bisa pindah kesini. Karena, dasarnya, segala sesuatu memang harus disyukuri kan? Aku merasa.. keluargaku sekarang menjadi lebih baik. Lebih bahagia.. Aku ngerasa, disini, kita lebih damai :) Dan kami.. lebih berusaha, buat selalu dukung satu sama lain, gimanapun keadaannya, baik, saat lebih ataupun kurang. Kata ayah sih, "Meski tak punya uang, yang penting hepi!" hahahaa

Dulunya, ayahku adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta, dengan pendapatan bulanan dengan jumlah yang sudah pasti, nggak kaya sekarang, nggak menentu.. Kadang kalau ada, ya Alhamdulillah. Tapi, kalo lagi belum keluar.. kita sekeluarga bisa bener-bener prihatin... tapi nyampek sekarang, untung aja laah, ada aja rezekinya (Amiiin).

Aku jadi inget..
Aku dulu waktu belum kelas 12 gini, berdua aja, nemenin ayah keluar kota..

  "Ngapain Riz?"
Ya dulu, aku pernah tanya sama ayah. "Yah, kalo ayah pulangnya nyampek malem bahkan pagi gitu, ngapain aja? Ketemu orang? Emang ada yang ditemuin kalo uda malem? Apa cuman duduk-duduk ngerokok gitu?" Terus akhirnya, biar aku tau, diajakin deh aku sama ayahku, disuruh ngeliat, apa yang beliau lakuin, kalo nyampek pagi-pagi belum nyampek rumah gitu.. 

Ternyata jauh dari pemikiranku.

Super Dad!
Seharian itu, aku ngeliat, dari setengah 10an pagi, misalnya, ayahku nyampek Malang. Ayah langsung ke tempat proyeknya, ngecek, apa tukang-tukangnya uda pada dateng? terus kalo udaah, ayah nanyain, yak apa progressnya? Butuh apa aja.. Terus, ayah ngasih tau'in, apa yang harus diselesai'in hari ini. Terus ayah cabut lagi, buat beliin materialnya.. Dan ini yang paling menantang. Karena, kadang, barang yang diminta sm klien, belum mesti bisa di dpt di satu tempat, harus keliling dari satu toko...ke toko yang lain.. terus.. nyampek akhirnya nemu. Dan, barang yang harus dibeli, ya ngga cuman, keramik, terus uda kayak gitu.
Belum lagi, mampir ke bank, nyetor gaji ke ini.. ke itu.. Terus, ngurus surat-surat apa kek, IMB, pajek, masang saluran listrik, saluran PDAM, dan tetek bengek lainnya. Terus mandek, ke fotokopian atau percetakan gitu, ngerjain denah, terus di print.. Terus nemuin si A, si B. Ngalor ngidul kesana kemari.

Dan, itu semua, beliau lakuin sendiri.
Dari pagi, setengah 10, nyampek malem jam 12, kita baru mau perjalanan pulang ke Surabaya.

Kalo disuruh anologi'in sih, kayak aku itu lagi percobaan kimia, terus disuruh nyemplungin lakmus biru ke dalem Asam Sulfat, aku itu yuaaaakin, "Ya jelas, bakal berubah jadi merah", akhirnya ngga tak cemplungin kertas lakmusnya tadi, aku langsung kumpulin kertas laporanku. Padahal sebenernya, warnanya ngga berubah sama sekali. Dan nilai praktek kimiaku 0. Cegek kan? Ketampar.

Ayahku sering banget.. ngingetin aku buat rajin belajar. Terus bilang "Kamu harus jadi lebih baik dari ayah. Sekarang, apa yang km punya juga uda juaaaaauh lebih dr apa yang Ayah pnya dulu. Km masi ada ayah sm mama. Ada yang ngarahin.. Kalo ayah? dari ayah SMA eyang uda ndk ada, tau kan?" :')

Ayahku dulu juga pernah cerita, kalo ayah sedih, gara-gara, masku nggamau nerusin usahanya. Padahal ayah merintis semua ini nggak gampang.. Bener-bener dari nol, dan keluar dari jalurnya ayahku, yang lulusan jurusaan sosial politik. Terus, waktu aku cerita, "Yah aku pengen jadi dokter gigi." Ayahku tanya.. "Mbak, beneran pengen masuk kedokteran gigi? Dulu katanya arsitek? Ya nggak papa sih, ayah doakan. Kenapa nggak umum ajaa? Berarti nggak ada yang mau nerusin usahanya ayah ya ini?..."

Gara-gara, flash back itu, dan ndengerin gimana ayahku tadi cerita gimana perusahaannya sekarang. Gimana kalo aku inget, kerja kerasnya ayahku mengatur semuanya, tanpa ada tangan kanan, karena ayah yang seringkali.. dibalas air tuba oleh orang yang pernah ia percaya.. Gimana ayahku perna minta tolong ke aku nyampein maaf buat mama, mas, dan adekku, kalo seringkali..kita harus prihatin, dan dinomer duakan kepentingannya demi usahanya beliau, karena "Ayah sekarang nggak cuman ngehidupin kalian, tapi orang banyak.. tukang-tukang Ayah.. Keluarganya mereka.. Maaf ya.." Dan aku bahkan, nggak pernah sekalipun terbesit pemikiran kayak gitu. 

Aku jd punya keinginan, aku pingin nerusin usaha ayah.

Akuu yang nggak tau pengen jadi apa, kuliah apa? Aku cuma pengen bs bikin orang lain seneng, apalagi kedua orang tuaku.. :( Aku yang kayak kertas keterpa angin ini...... :(  Aku yang gapunya pendirian kayak gini... :(

Pengin, bisa nerusin perjuangan ayahku membangun perusahannya.
Mungkinkah? x(

Word called LOVE : Mom and Dad :)
 Ayahku, Mamaku, mungkin nggak sesempurna itu, tapi ayahku dan juga mamaku, adalah yang terbaik, yang Allah titipi aku, begitu juga sebaliknyaa. Ayah..Mama.. Sehat terus yaa! Panjang umur! Maaf masih selalu mengecewakan! Bismillah doakan anakmu ini terus yaa!! ><

27.1.13

Agen Neptunus



Okay, jadi ini cerita saat aku sedang menghabiskan hari-hari terakhir liburan semester pertama kemarin, bersama dua temanku, yap, Adel dan Hendro. Hari itu tepatnya, tanggal 3 Januari, akhirnya setelah beberapa kali tertunda, kita, buat pertama kalinya, bisa nyampek di Foodfest, Pakuwon City, Surabaya. Yayyy! xD

Waktu itu, sebenernya, aku iseng-iseng pengen gitu, soalnya aku belum pernah ke foodfest, dan masku yang sebenernya aku ajakin buat kesana, sekalian sama keceannya, ternyata ngga bisa, karena... soon, he should go back to his schooltown. Sempet kecewa, sih, masalahnya, i've been asking many people around about that place.. Aku tanya, bukanya kapan aja, terus ada apa aja, bisa ngapain aja, enaknya pergi kesana pas hari apa. Bahkan aku nyampe dicurigain gitu sama Aho -- Dan ternyata, in the end, masku gabisa. Broken heart puul </3

Tapi terus, aku inget gitu, waktu belajar kelompok, Hendro bilang kalo dia belum pernah ke East Coast (mall deketnya Foodfest itu) gitudeeh. Terus yaudaah.. Aku tanya dan ajakin dia gitu buat kesana... Dan ternyatanya si Hendro juga belum pernah kesitu, terus dia suru aku ajakin anak-anak (Adel sm Yoga ajasih --). Cusss deeh, aku langsung line si Adel, dan sms si Yoga. Dan right on that time, Adel kasi respon positif sama ajakanku, 180 derajat sama si Yoga, yang notabene merupakan anak dari Pak RT, jadi sibuk gitu mulu deh,kalo diajakin.. mesti gabisa u,u

Yaudaah, akhirnya fix bertiga aja, tanpa Yoga, salah sendiri mesti 3G(gamau, gabalesin, dan gabisa!!!!!) ke kita-kita. Setelah sempat tertunda karena cuaca yang tidak mendukung. Tanggal 3 menjadi persetujuan kepergian kita, yang, bisa dibilang, buat aku, that happened too soon. -_-

Gimana engga ? Aku inget banget, waktu tanggal 3 itu, sinyal hapeku lg jelek (keaknya sih gara2 tanggal habis langganannya gitudeehh). Dan waktu itu, aku lg konsen banget bikin sebuah prakarya, dan as usual, saat liburan, aku selalu jd sosok yang amat mencintai air, sampe2 ak ga tega gt kalo mau make --
Tiba-tiba, jam uda nunjukin kalo uda sore aja. Dan bunyi, ada chat masuk di lineku, awalnya sih cuman satu chat. Terus bunyi lagi, Bunyi lagi, dan bunyi lagi, nyampek 22 -,-

Chat mereka baru masuk bertubi-tubi -,,- Dan akhirnya aku putuskan untuk segera cus mandi. Selesai mandi dan berbenah, buka hape, makin shock aja, si Adel uda nyampek sana, perasaan gupuh dan gaenak nyampur deeeeh jadi satu, uda gt gadibolehin mama brgkt pula, suruh nunggu, yaudin... nunggu.. was-was..
Uda deket Magribh, Mom ada juga akhirnya, disuruh nunggu adzan sekaliaan, dan "Bressssssssssssssss..." ujan pun turun.

Makin gaenak aja sm Adel -- Akhirnya yaudah pasang jas hujan. Dan disitulah, mama mulai berkoar-koar. Dan adek nyamperin aku, "Kak, ngga dibolehin mama berangkat."

Deg.

Akhirnya, aku jelasin ke Mom, kalo ada temenku ceweek nunggu sendirian disana, jauh pisan rumahnya Ma, Aku ngga enak.. Dan yang ada, mom makin marah-marahin aku, katanya "uda kelas 3 Kak, dikurangin yang kayak bgituan. Kamu kok belain banget sih. Uda gaboleh berangkat kamu!" Blablablabla~

Mampus. Batinku.

Alhamdulillah, tiba-tiba bapak dateng. Buka pager gitu. Kayanya sih beliau denger aku sama mom bertengkar gitu. Terus, bapak nengahin. "Rizka ayah anter."Dan akhirnya, berangkatlah aku, menembus badai, uhuuuyyyyy Alhamdulillah, :'):'):')

Ngga lama nyampelah aku disana. Uda ngga hujan lagi. Terus langsung deh nyari si Adelzy wehehe.Terus akhirnya kita bertemu, padahal kita masih nyambung di telpon, sweet nggak ? haha! Oyaa, ternyata, kabarnya si Hendro, dia belum jalan ke ff, masih kejebak di TP ternyata. Yaudah, sambil nungguin, aku ditemenin Adel magribh'an dulu ;)

Udaah sholat kan, terus jalan lagi. Terus aku bilang sama Adel, kalo aku uda bawa spidol buat entar nulis wishes gitu. Terus tersadarlah kita, kalo kita nggapunya, kertas, balon, buat nganu wishes-wishes itu, akhirnya kita memutuskan untuk ke East Coast dulu buat nyarik balon sama kertas , sisan adel butuh ke ATM tuh, Cus deeh kita :-D 

Masuknya di mall. akhirnya kita beli kertas kado gitu buat tempat nulis wishesnya. Gila aja apa.. Kalo beli HVS mana ada di mall ngecer? pikir perpus? =)) Naah skrg cari Balon! Kita nanya sekalian gt sm Mbanya ATM Center dmn yaa, terus katanya naek gitu, yaudah kita naik. Pas uda naik, eeee... ada mbak-mbak depan kita di ekskalator, mbawa balon yang ada stik tangannya itulo, banyak gitu... Terus lakyaaaa.. kita lak lagi butuh balon se... hmmm, setelaah sempet galau dan menimbang-nimbang.. enaknya minta ngga ya... setelah bingung dan akhirnya dapet pencerahan, gara-gara ada bapak tak  menggandeng satupun anak kecil pun tak sangsi untuk membawa balon itu... kenapa kita ngga? Akhirnya.... slowly but sure... kita.. minta balon ke mbaknya... terus dapet satu-satu.. aku pink.. adel biru, oyee pass :-D Terus, sekalian deh mintain buat si Hendro, dan pilihan warnanya ungu ama oren.. akhirnya kita pilih yang oren, ciyaan kalo ungu.. janda gitu dong entar si Ndru ~,~

Mission accomplished! Sekarang, tinggal cari ATM, xD Karena, kita gatau arah jalan, akhirnya kita nanya ke mba-mba penjaga kios deket kita, dan katanya kita masih harus naik 2 kali lagi, yaudaah naiklah kita dengan mengeteng-ngeteng balon wahahaha . Uda naik, ternyata ATMnya yang kita cari ngga ada -- Dan, fyi, kita uda di lantai paling atas waktu itu, wahahaha, sesuatu banget, akhirnya, drpd mbawek.. turun deh kita lewat lift, kalo kata Android sih, 'power save on' gt critanyaa..

Balon, oke. Kertas, oke. Isi dompet juga uda, oke. Baliklah kita menuju ff. Dan si Hendro masih belum ada kabarnya. -_-
Setelah beberapa menghenyakkan tubuh ini, si Hendro kasih kabar, nanya kita dimana, dia uda nyampek gitu. Tapi dia gapaham kita dimana, yaudah akhirnya kita kedepan bilang, terus dia kita suruh jalan terus nyampe ada anak bawa balon wahaha -- Di depan, balonnya berterbangan, dan akhirnya si oren pecah -_- padahal calon pemilik barunya uda keliatan bayangannya -- Sedih gak, x| Maaf ya ndru, kamu jd ndk punya balon ggggggrrrr --
Karena uda lengkap, masuklah kita, wehehehe :-D

Cari duduk, ee dpt yang mejanya goyang-goyang =)) Habis itu, si Hendro ngasihin kita berdua coklat sesuai yang dia janjikan, wenakwenaak :-D Terus kita berdiri lagi, mau nyari maem. Muter-muter, akhirnya kita bertiga pesen tahu tek sama jus jumbo B) Maemlaah kita, kasiaan naga dalem perut uda bunyi aja heheh :D Nomnomnom ^^

Selesai makan, si Adel liat poto-poto di kameranya Ndru, terus akhirnya kita tebak-tebakan mana bapak ibunya ndru, dan berhasil laah si Adel malah lengkap sisan mbak sama masnya wkwk -- Terus si Hendro itu nanyak, "gaada seng ayu ta?" terus aku jd menerawang sisan, terus aku bilang "itulo ndro anak kecil belakangmu, tipe cak". Nhah, ternyata, pas aku sama Adel lagi mbungkusin minum kita yang masih sisa banyak, Ndru itu cerita kalo td dia iku kape moto si anak kecil berbaju kuning, tapi nggataunya pas moto, kameranya iku bunyi "Ckrek" dan ibunya sampe noleh huahahaha, untung ae trs kita dtg dan langsung pergi =)) Duh ciyaan caak, dasar pedofil --

Ini diaaaaaaaaaaaaaa!! Saatnya main tandem u,u
Karena kita bertiga, jadinya harus ada yang njombloooooooooooooo -- (berhubung dasarnya emang jomblo, jd nggk masalah laah ;p) Oyaa, tandemnya bit disappointing nih, soalnya cuman bs dipake muter2 di tracknya itu, tak kirain bs buat muat muter se east coast wahahaa =)) Sbnrnya pas itu kita smpet mau nyeruak keluar, tp blm jauh dr arena tandem, udah di prit aja sm satpam, yaudin masuk lagi u,u 

Akhirnya, kita mencari kesenangan sendiri. Pertamanya aku dibonceng sm Adel, setelah mengalami kekolengan di awal-awal duet akhrnya kita menemukan keharmonisan (alalalah) dalam menggenjot tandem bersama B) :p Second rotation (alalah) gantian aku yang bonceng Hendro -- Dan, terus balapan sama Adel yang menjomblo, dan asli, ini sesuatu banget, karena, berkat duel ini, keesokan harinya persendian sempat mengalami pegal-pegal wahahhaa tapi tak apa, quite challenge and fun wah =)) ^^


Okay, gonna be to the last chapter of this story part.
Setelah tandeman, waktu juga menunjukkan hari sudah malam, uda gitu, bapak kok ya kasian kelamaan jomblo, akhirnya kita sampai di penghujung acara, yaitu bikin wishes list. Karena, balon yang ga mungkin diterbangin, dan lagipula, balonnya Hendro uda aku pecahin, jadinya, wishes list nya ditulis di kertas kado, terus di lipet jadi perahu hwehehehehe. Berhubung, spidolnya yg buat nulis jg cuman ada satu.. Nulisnya pun gantiaan -,- Dan berhubung, yang bisa ngelipet perahu kertas, pertamanya aku doang, akhrnya, ngelipetinnya pun ya giantian, urutan gitu wahahaha. Habis, bikin wishes list, maunya kita foto bareng bertiga dulu, tp kok ngga ada yang motoin ._. Sisan, terus Ndru malah dimintai tolong sm  cece-cece dan koko-koko gitu buat motoin mereka  heuheuheu.  In the end, akhirnya bapakku uda ada di seberang jalan, dan akhirnya bapak yang motoin kita bertiga hehehehehe.

Lusanya, perahunya aku layarin deeh di kali deket rumaah gitu.
Tebak! Pertamanya perahunya itu 2 gamau jalan, sisan ada yang sobek pucukannya, terus aku sama adekku lemparin batu, jalan deeh. Dan mengikuti arus, yahaaay :D Semoga perahunya uda nyampek ke laut ya bwakakakak, terus di laut menguap gitu nyatu sama awan terus nyampek deh ke Allah, :p Amin amin.
Apapun yang kita tulis di dalem situ, semoga terkabul yaa reek, :D Amin
Makasiiih banyak yaa Adelia WD dan Hendra SR, gahahaha ~,~




24.1.13

Goodluck :)

"Allah, Engkau lah yang Maha Mendengar apa yang tak disuarakan, ataupun yang terlontar dengan begitu lantang, menggema menggaung membahana sampai ke seluruh penjuru bumi, apapun itu, kami yakin Kau pasti kan mendengarnya. ya Allah Engkau lah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat, lagi Maha Bijaksana. Maka kami yakin ya Allah Engkau juga telah meihatnya bagaimana kami berjuang keras bersama, demi mimpi kami dan demi orang-orang yang menyayangi kami. Ya Allah, kami selalu tahu, apapun itu yang nanti Kau siapkan untuk kami, itulah yang terbaik bagi kami kelak. Maka, siapkanlah batin kami, ketika kami belum siap, dan bukalah mata kami, ketika itu belum terbuka.. Ya Allah, ridhoi lah selalu jalan kami.. Terangilah kami selalu dengan petunjuk-Mu ketika kami merasa gelap.. Ya Allah, bantulah kami berdiri ketika kami terjatuh, dan ketuklah pintu hati kami ketika semangat ini tak lagi membara, ketika kaki dan tubuh ini tak mampu lagi berjalan karena takut yang terus menderu,  dan mematikan mimpi kami.. Ya Allah.. tunjukkanlah kepada kami bahwa yang salah, itu, akan tetap salah.. Ya Allah, jika sukses adalah jalan kami..
Maka,
Sukseskanlah kami, bersama.
Amin 
:)"

2.1.13

Well-come 2013!



Alhamdulillah wa syukurilah, saya masih diberi kesempatan untuk melihat dunia sampai hari ini. Selamat datang tahun yang baru. Selamat datang tahun 2013. Saya harap saya bisa menjadi insan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Saya harap saya bisa menjadi orang yang lebih sabar dan istiqomah terhadap apa yang saya pilih untuk jalani. Saya harap saya lebih bisa menjadi orang yang peduli terhadap apa yang ada disekitar saya. Saya harap, rasa egois dan arogan yang ada didalam diri saya.. bisa menipis seiring berjalannya waktu di hari-hari ke depan. Saya harap, 2013 adalah tahun yang akan memberi saya dan teman-teman yang lain sebuah kenangan yang indah. Yang akan memberi momentum bahagia kepada kami, karena kami bisa mencapai apa yang kami cita-citakan serta membahagiakan keluarga kami yang sudah mengorbankan banyak hal sehingga kami bisa mencapai itu semua. Amiin.
Same as what I draw above. Many colors. That's life that we will againts forward. Sadness, happiness, bitterness, broken, up, down, problems, surprise, joy, success, failure, and many otherrrr, that we won't know surely, what and which that will happens. Just give our best. And let the rest to our life writer, Allah SWT. Bismillah! .Well-come 2013. ^^
.... Allah, guide me, always and forever.

Awaken :)

Assalamualaykum, akhirnyaaaaaa, saya bisa menghidupkan laptop saya ini dari tidur panjangnya untuk bercerita. Sudah lama sekali, jari saya tidak menari-nari diatasnya untuk berbagi cerita, karena tidak ada sambungan internetnya wahaha. Hari ini cuacanya cerah dirumah saya, cerita apa ya enaknya? Hmmm... hmmm......HMMMMMMMMMMMM. Aha! Saya tauuuuuuuu!

Sudah banyak (sebenernya cuman tujuh apa delapan orang gitu sih --) yang bertanya dan menagih kepada saya untuk diceritakan mengenai cerita yang akan saya ceritakan ini. Namun, karena rasa malas yang menghantui, akhirnya saya gak mau cerita sama mereka-mereka, maaf ya. Ini deeh aku ceritain muahahaha (ngerasa sok penting banget... ;p)

"You'll get as much as you have given" - me
"Reek..sapa yang mau ikut lomba nulis artikel BUMN? Besok terakhir dikumpulin" saya masih inget, waktu itu di kelas saya lagi sibuk-sibuknya mbicarain tentang pertunjukan buat hari Pahlawan di sekolah pada esok hari. Terus ketua kelas saya, yang namanya Nizar, masuk dari panggilan ketua kelas. Saya, yang waktu itu duduk di bangku paling depan, merasa tertarik, saya kangen nulis, pikir saya. "Nulis tentang apa Zar?" tanya saya. "Itu pengumumannya," balas Nizar sambil menunjuk kertas putih yang ditempel di papan pengumuman. Saya yang waktu itu belum membaca pengumuman, karena saya pikir itu hanyalah lomba buat hari Pahlawan besok, akhirnya mengiyakan. "Yaudah aku yang bikin." kata saya. "Besok pagi dikumpulin ke Bu Naning ya cil."

Berakhirnya hari Jumat siang itu, saya menyempatkan membaca peraturan dari penulisan artikel mengenai BUMN itu. Selain batasan-batasan, font, dan hal-hal sejenisnya, saya berusaha keras mengingat tema-tema yang diperbolehkan. Saya masih ingat, disitu ada 3 tema yang boleh ditulis. Namun, karena saya malas mengingat, saya langsung memilih yang nomer satu saja. "Peran BUMN dalam mendorong dan mempercepat  pembangunan ekonomi nasional". Saya catat baik-baik dalam memori saya.

Dari siang sepulang sekolah nyampek sore hari, saya bersama teman sekelas yang lain sibuk menyiapkan untuk pertunjukan besok dengan berlatih bersama. Selesainya dari latihan, saya masih harus ikut bimbingan belajar, nyampek jam setengah delapan malem. Saya juga ingat, waktu itu saya lagi gak bawa kendaraan, jadi malamnya saya dijemput, dan kalau saya dijemput, pertanda banget....makin lama pulangnya. Karena, pasti ayah saya nyuruh saya yang nyetirin, terus diajak mampir-mampir kemana dulu gitu. Saya sama sekali ga kepikiran tentang bikin artikel. Badan udah capek aja soalnya. 

Jam 11 malem, setelah sibuk ngumpulin barang-barang buat besok, bersih diri, dan lain-lain. Saya baru mulai nulis artikel BUMN saya, bayangin aja, udah nggak seproduktif apa otak ini buat nulis. Dengan sisa tenaga seadanya dan koneksi internet yang LEBIH SEADANYA. Saya coba rangkai kata-kata sekenanya. Saya inget, saya cuman pakai 3 website sebagai referensi, dan yang pasti wikipedia termasuk didalamnya wahaha. jam 1 pagi, akhirnya artikel saya selesai. Saya ambil tempat disebelah eyang saya. Tidur.

Paginya, sesampai disekolah, saya disuruh Nizar ngumpulin artikelnya di ruang guru, yaudah saya kesana, ke Bu Naning, terus saya balik lagi ke kelas. 

Jam sebelas'an gitu, saya dipanggil sama Pak Lukas, terus saya diberi tau, kalo sekolah mau nyoba kirim semua artikel yang hari ini dikumpulin ke sekolah. Terus, saya dikasih alamat website sama email, buat dibuka. Ya, saya iyain aja. Terus, artikel saya dibalikin. Nha, disitu awal mulanya. Saya lihat, ada beberapa koreksi di artikel saya, waktu saya tanya ke Pak Lukas, "Ini apanya yang salah Pak?" ternyata beliau gak tau, "Coba tanya Bu Naning saja." Siang itu, karena saya orangnya gak terima'an, penasaran gitu. Bolak-balik, lapangan, ruang guru, lapangan, ruang guru, dikacangin, saya tanya ke Bu Naning, "Bu ini, dicoreet kenapa ya?". Dan akhirnya saya diberi penjelasan, kata beliau, artikel saya kurang sistematis dan kurang menarik, penggunaan bahasanya masih salah, dan topik yang diangkat kurang fenomenal. "Coba kamu cari tau, ada hubungannya nggak TKI dengan BUMN?" itu saran terakhir dari beliau sekaligus yang paling berharga buat saya.

Saya jadi terpacu gara-gara kata-kata dari Bu Naning. Besoknya (sekaligus, hari terakhir pengiriman artikel), saya coba benahi artikel saya, namun apa daya, malas masih saja menghantui, ditambah koneksi internet yang cupunya se cupu-cupunya cupu -__-, bahkaan, saya belum sempat buka apa yang ada di website yang diberi sama Pak Lukas kemarinnya. Akhirnya, setelah berbenah secukupnya dan menambahkan beberapa hal di artikel saya sebelumnya, Bismillah, saya kirim :D

Beberapa hari setelahnya, dunia sore saya sempat dibikin heboh. Karena, hp saya yang sedari pagi sampai sore, mati, akhirnya nyala dengan buanyaak sms yang isinya "Rizka, dimana? Nanti jam 4 sore ke Ketintang ya, ada pengumuman" dan pemberitahuan missed call. Jam 4 sore? Saya melongo. Ini udah jam 5 lebih. Perasaan saya tadi disekolah juga nyampe sore, kok gaada yang nyari. Selang beberapa menit, ada telpon masuk dari Pak Lukas. Saya diberi selamat dan diberi tahu, kalau artikel saya juara 1 dan mewakili Jawa Timur. Saya nyaris gak percaya. Yang ada dipikiran saya cuman... "Kok bisa? Kok bisa? dan...kok bisa?"

Alhamdulillah hirobbil alamin. Terus saya sempatkan besujud syukur. Saya ga nyangka. Saya ambil hp saya lagi, ada beberapa sms masuk, dari Adel, Dek Ani, Bu Menik, Bu Min mengucapkan selamat. Akhirnya, saya simpan kabar gembira itu sendiri, bersama mereka yang tau. Saya bersyukur, cuman mereka yang tahu.

Nggak taunya, besoknya, saya disms Dinar, yagituu, isinya bikin terharu sekaligus bersalah. Kenapa kok ga ngasi tahu? Blablabla, saya buka twitter, juga banyak ada yang ngemention. Di bbm saya digudoi adek kelas. Bahkan ada yang sms, menanyakan ke saya. Saya jadi kaget, lho, kok pada tau? Ternyata, ya....gitulah, itu. Sejujurnya, saya nggak seberapa suka dengan keberadaan itu. Saya takut, saya akan jadi orang yang berpuas diri dan sombong. Tapi, kalo maksudnya biar bisa bikin yang lain kepengen buat  berprestasi juga, ya gaada salahnya sih, jadi yaudah. Tiap hari, keliatan, saya jadi dapet semangat juga. Terima kasih apresiasinya ya, sekolah :)

Saya punya waktu sebulan untuk menyiapkan presentasi artikel saya di Jogja itu. Tapi sebulan juga saya harus menyiapkan, melaksanakan DAF 2012 dan menghadapi ujian akhir semester 1. Bayangkan, 3 hal yang sama pentingnya harus saya hadapi sendiri, sekaligus. Sebulan, saya down. Suka uring-uringan, ngerasa nggak dimengerti, penat, capek, nggak semangat sekolah, kesepian, dan snydrom2 gitu. Saya kasian sama diri saya.

Yaudah, masa itu nggak usah dibahas. Wakaka :))

Selesai UAS, 2 hari sebelum saya berangkat. Saya mulai siap-siap. Nyiapin baju daerah, ngeringkas artikel saya, diskusi sama Bu Min dan Pak Lukas, dilatih pertanyaan sama mas Irfan. Nyari 1 setengah minggu saya sama sekali ga bermain sama temen-temen. Paling hanya nyapa, ya gitu itu. Jujur aja, saya kangen banget sama mereka-mereka huhuhu, dan itulah yang bikin saya makin down. Saya ngerasa kesepian.

Tanggal 13 pagi, saya berangkat ke Jogja, didampingi Pak Lukas, kita naik kereta api pagi itu. Sedikit terhibur sih, sudah lama saya ngga pergi naik kereta ehehe. Jam setengah 12 saya sampai di Jogja langsung berangkat ke Hotel tempat saya dan teman-teman dari daerah lain menginap. Sampainya disana, saya harus absen dan ambil undian urutan tampil, saya dapet giliran ke-3. Terus saya kenalan sama teman-teman yang lain. OHOHOHO Banyaaak rameee, ada Mas Irfan juga :D

..... Senangnya senangnya senangnya ketemu banyak teman baru uahahahaa. Agak muram sih, saya arek Surabaya sendiri soalnya disana. Wakil tim debatnya Jawa Timur, Fai, Adolf, Omes, mereka bertiga dari Sidoarjo, jadinya saya dari Surabaya sendiri (pukpuk) Saya sukanya jadi benalu kemana-mana gitu jadinya wakaka, bingung malah jadinya, "Sini Riz, sama kita aja, ajarin bahasa arek Suroboyo" kata anak Bandung. Ya, disana kalo lagi di perjalanan atau nganggur apa gitu, kita mesti tuker-tukeran belajar bahasa satu sama lain. Oya, anak-anak Bandung itu, btw, seneng banget sama kata-kata "woles" :)) Terus ada juga, adek dari Palembang, namanya, Vira, dia nyeritain gitu ke kita, disana ada makanan namanya "Peler Kambing" terus, kita semua pada kaget,
"Ha ? Peler kambing gitu ? Enak apa ? Kaya gimana ?"
"Kalo di Jawa, kaya Sale itulho kak"
"Oooh, sale, apaan namanya tadi ? Pelir Kambing ? Serem amat"
"Peler kak, bukan Pelir*"
*) Pelir=alat kelamin gitukan ya ? Makanya kita syok, sibuk bayangin, begituan dimaem wahaha

Bandung; (ki-ka) Raha, Bintang, Dinar, Taufik, Bu Lilis, Fiqran
Bandung; Oke :D


Bandung; (ki-ka) Fiqran, Ihsan
Siangnya, kami semua disuruh pakai seragam, dan bersiap ke Hotel Inna Garuda, untuk seleksi tim debat dan penyampaian artikel untuk pemenang lomba artikel. Jujur aja, saya agak nervous, karena, it was my first time. Saya juga gatau, ini entar saya nyampain artikel saya kaya gimana. Wahaha. Saya modal Bismillah aja, dan inget-inget apa kata mereka-mereka yang uda dukung saya secara moral :)

..Oya maaf ini ceritanya harus saya singkat, karena saya harus pergi ke suatu tempat, hahaha

Malamnya, saya tidur bersama teman-teman dan kakak-kakak yang lain, bersembilan! Wuahaha, keren gak ? Keren dong .. :p Besoknya, dari pagi, kita semua udah siap-siap, buat ke Inna Garuda, final debat dan pengumuman sekaligus. Disana saya bisa melihat banyak orang penting. Menyimak mereka berdialog. Saya bisa berjabat tangan dengan Pak Dahlan, dan menyampaikan salam teman saya, Adel, langsung kepada beliau :)


Hari itu saya gakbisa mendapat peringkat pertama seperti yang kalian harapkan dan doakan. Saya hanya bisa dapat posisi ke-5. Maaf saya sudah sangat mengecewakan. Tapi jujur, saya sama sekali nggak merasa sedih akan kenyataan ini. Mereka, yang menang, memang sudah berpengalaman dalam hal ini. Bukan maksud saya, berkilah, saya ga menang karena saya nol total dalam hal ini. They more deserve it, they more deserve to win, they more deserve to be the winner, than me. Itu aja. Kata mas Irfan, yang penting saya sudah berusaha maksimal. Dan saya sudah lakukan itu. Bagi saya, ini bukan momentum kegagalan yang harus saya ratapi dengan kesedihan dan rasa malu. Bagi saya, ini adalah suatu titik balik untuk lebih bersemangat dalam menjalani hidup saya.


...Jadi gajelas ya ceritanya?
Yang jelas, dari pengalaman ini, saya sadar dan saya tau.

1. Whatever I do, whereever I go, I never walk alone. Saya punya mereka. Keluarga, teman, harta yang tak ternilai harganya. Semangat, cinta, kasih, waktu, yang ga akan pernah habis diberikan kepada kita. Dulu, saya pikir, saya sendiri, dan saya bisa. Namun dari hal ini, saya sadar dan saya tahu, kalau saya salah. I never gonna accomplish till this point of my life, without them.

2. To achieve something you need to put a total effort on it. See? betapa sedikit usaha yang saya berikan untuk perlombaan ini. Kalau saya ingin berhasil dalam sesuatu tentu saya harus berjuang banyak. Seberat apapun, harusnya saya bisa yakin, nanti semua pasti akan terbayar. Mereka yang berhasil adalah yang bersungguh-sungguh dalam mengejar sesuatu. Mereka yang berhasil adalah memang mereka yang berhak untuk berhasil.

Masih banyak cerita dan detail berharga yang belum saya sampaikan,
tapi semuanya masih tersimpan rapi dalam ingatan,
maaf bukan bermaksud gamau berbagi, tapi saya harus pergi wuahaha :p
, see you people :)

1.1.13

Meragukan pilihan


Satu persatu tulisan "next dentist" yang saya tulis mulai menghilang, mulai terhapus, oleh keraguan yang ada di dalam diri saya. Entahlah, saya akhir-akhir ini menjadi ragu akan cita-cita yang saya inginkan tersebut, bukan ragu karena saya takut tidak bisa meraihnya, namun lebih karena, saya tidak yakin kalau itu benar-benar apa yang saya inginkan dan akan bisa saya jalani dengan maksimal. Saya takut, itu bukan dunia dimana saya berada. Saya takut. 

Namun, saya sadar. Sekarang bukan saatnya lagi untuk menentukan tujuan. Sekarang saya sudah tercemplung dalam peperangan menuju tujuan, maka dari itu, sampai sekarang, doa saya masih tetap. Saya terus menerus memohon ridho-Nya supaya saya bisa menjadi seorang mahasiswi di fakultas kedokteran gigi Universitas Airlangga tahun 2013. *Amiin. Namun, disisi lain. Saya juga terus memohon supaya saya selalu diberi petunjuk. Apa yang baik bagi saya, tolong dimudahkan menuju yang terbaik bagi saya itu. Karena saya tahu, Dia-lah yang Maha tahu. Dia lebih tau apa yang saya butuhkan dan apa yang terbaik bagi saya. Rasanya seperti berjalan di dalam terowongan gelap dan tak tau kapan berakhir, tapi saya akan tetap dan terus berjalan di dalam terowongan itu sampai akhirnya sebuah titik cahaya tampak di ujung sana.

Ya Allah, saya seperti sedang buta. 
Ya Alah, saya pasrah kepada-Mu.
Salahkan ya Allah ? 
Tolong bangunkan saya dari tidur yang tak saya kehendaki ini. 
Ya Allah saya ingin bangun. Saya ingin bangun.

25.12.12

You.

I think we all have that someone that placed in somewhere special in our heart. Maybe as a friend, best mate, boy/girlfriend, or whatever we called that. Which, we think that their presence in our life, make us feels like we were a more lucky, happier, and loved than other people do. Right ? And i have throughed that phase in my life too.

Meeting that someone, will always be in an unexpected time. Like, what Rihanna said, that, "We found love in a hopeless place". Maybe, that someone, used to be.. a stranger to us. An old friend. Or maybe, one of our sibling friend? Or maybe someone that has a same hobby with us? Or maybe, someone that we accidently met in one of... party? Or maybe, someone that we accidently knew through a social media? Or maybe, that someone was used to be our friend, our closest friend? We never know.

Haha, sometimes, it feels so funny to realize, it could happen, that a stranger could be someone that really important to us, to me. Just because maybe, a silly moment that we through with them. But it was an unique one, and that's why it lasts long in our memory and change some of a feeling in our heart. Just like, there's a witch, spell a magic words to us. Then, everything's change and turned into something, that we would like to call, as, love.

I don't know, what's point, that i would like to tell in here. But, right now, i just amaze, with, a thing, called love. That could turn our whole day like..as, we through a journey in a sea, we joined the up and down within the waves. One time, we're up. We talk many things. We share laugh and joy.we smile. We care. Till it gives us goosebumps in our stomach. But one time, we're in down. We stop talking. We stop caring. We stop sharing. We missed them. Like, world leave us behind. But that's the circle. And we must teach to enjoy, not just every good moments but also the hard and bad ones.

And the worst is, when you both already stuck at that point, which, one is got bored and the other one, maybe got tired. Then, all those happiest day is slowly start to fade. And you both back to that day, when you both were still a stranger. Not talking, not caring, and not loving anymore.

And then.. someone come again and telling us, that they were different from the old one. That they won't do things that may hurt us again. Then, we believe them. And we fall into that feeling again.

Is that wrong ? Well, it's not. It always like that, right ? 

But i think, that was a literally right things, we're gonna do. Because, these all just about a feeling. And we don't have that big control into it. Cause, it was something that come from our heart, without any permission from our health thinking.


I have a very nice quote, it said, "i don't know what's going on, but i know, that you, at least, here, and make me smile." That's why, never scare to in love. Because, love is a good thing to be happened. Maybe, when it hasn't end in a good way, it because we haven't met that "right-special-someone". Maybe, we haven't met  our that 'you', yet.

24.12.12

Let Allah Do The Rest.

Allah.. i'm way scare about my scores. I know I shouldn't because i still have Your helps, right ? :-(