Alhamdulillah, finally I able to spend some times to share at this page! This page supposed to be my daily diary, but lately it becomes harder to share things in here. I just read lines at twitter this morning which said, "the older I get, Iprefer to get a privacy rather than an existence". I would be so much agree..
Well, actually, not all the things that we share is in order to gain an existence and no guarantee that it would be less privacy if we share things too, but more to, "not everything should be shared to the world anyway". But sometimes, it's only as simple as we want to have a chit chat with our friends, or it becomes our getaway to reduce stress within our self which sometimes could be a bomb if we keep it for ourselves, or all of that is only as simple as we want to freeze a moment and memories.
Following my previous post, now I am already in charge in a new place, which miles away further from home than before. Yep, now I am currently living at Jakarta. Here, I am living with my other twelve team mates and hopefully we will get better day by day. we live in a comfy big house. We could afford a good food every day. We live safely from rain and sunny days. Alhamdulillah. I am here only for some months until I depart to the actual site of the project which placed at Jember and Sumbawa. But I still haven't known where I'll be placed. But as long as I still have the chance, (I'm still 24 years old, single, so it's okay I guess hahaaha), where ever it is I'll try to accept it with a big heart insya Allah, cause it's also Allah's option, hopefully I could be trusted and develop my self more. Also, I wish it could be finished well- as soon as possible, aamiin.
I ever feel a bit 'hard' to be here at first, because I need to re-adapt and be a half-full glass again. Even, until now I'm still struggling. I'm still learning to be thankful to what I've got today. Sometimes, I feel so much lucky to get the chance to experience all of these. Going to many places, meeting so many people, learn so many new things. I know, I should be grateful, even if sometimes it feels so hard to do so. Even if sometimes, it gets me in my lowest point in life. Even if sometimes, I have to do things which still beyond my reach. But yet, I still have to be thankful to The Almighty. I only able to wish, may tomorrow everything is going to be better & better. Cause, to whom I ask if not to my Only Creator?
Hahaha... baru nyapa aja kok ada rasa haru dalam hati ya ? Alhamdulillah semoga karena hatiku dipenuhi rasa syukur dan kasih sayang oleh Allah SWT. Wow.. rasanya rindu sekali menulis disini. Jujur, makin tua, semakin susah banget untuk membagi isi fikiran apalagi hati . Banyak-banyak disimpan sendiri.. bahkan di saat terlelahku, aku pilih diam merenung dalam duduk setelah sujud-ku. Mengingat-ingat, "Allah pun mendengar bahkan apa yang tidak terucap". Dan biasanya disitulah monologku dimulai.
2018, bagiku adalah tahun penuh pembelajaran, pendewasaan, pencarian jati diri. Yang sampai sekarang, aku rasa belum aku benar-benar temukan. Dewasa ternyata adalah sesuatu yang masih jauh dari sifatku sekarang. Tapi semoga ya .. selanjutnya aku bisa menjadi manusia yang lebih baik .. lebih bijak menyelesaikan masalah ..
Jadi inget sebuah percakapan sama temen-temen di kantor. Waktu itu kita lagi bahas keimanan kita kepada Tuhan, bagaimana kira-kira pemikiran orang Atheis sehingga mereka menolak keberadaan Tuhan di alam semesta. Padahal sejatinya, emang gak semua hal bisa dirasionalkan gitu kan ? Ada hal-hal yang emang di luar kuasa kita , yang nggakbisa di nalar sebagaimana kejadian-kejadian biasa. Lalu, seorang temenku memberi permisal'an, kurang lebih seperti ini, misalkan ada lemari besar menutupi pandangan di depan kita, lalu kita ingin tahu, apakah di belakang lemari besar itu ada kursinya atau nggak, lalu kita menyimpulkan kalo kursi itu nggak ada, karena memang kita nggk mampu untuk meng-indera keberadaan kursi tersebut . Jadi, kalau toh, penginderaan kita terbatas , kita hanya perlu memperluas kemampuan kita dalam menyimpulkan masalah itu , supaya kita nggak menjadi orang yang merugi , atau bahkan menolak mempercayai ada 'hal lain'. Bisa jadi, penglihatan kita sekarang hanya sedang 'terbatas' tapi bukan berarti apa yg terjadi di hidup kita akan hanya 'sebatas' itu juga . Intinya adalah, sampai sekarang, terkadang aku masih menjadi orang yang percaya gak ada kursi di balik lemari, hanya karena aku blm mampu melihatnya . Gitu .. kalau kalian gimana ?
Jadi .. melanjutkan judul post di atas, banyak bangett perubahan yang terjadi dalam setahun belakangan ini. Mulai dr pindah rumah ... pindah tempat proyek ... pindah kos yang cuma beberapa hari doang ... dan pindah-pindah yang lainnya ... huwee apa sih .. Mungkin bener kata Dilan ..
Rindu itu berat
Sebagaimana ketidak mampuan ku menceritakan apa dan bagaimana perasaanku saat ini. Sebagaimana ketidak mampuan ku mengabadikan banyak hal indah maupun yang buruk, dalam bentuk tulisan di halaman ini, karena yang ada.... aku hanya jadi rindu. Sampai berjumpa lagi . Fii amanillah . Doa terbaikku selalu untuk kalian. :)
Salam hangat, R.
Hai semuanya! Baru bisa melengkapi cerita tentang ulang tahun ke dua puluh duaku sekarang! Aku tahu, ini sudah hampir dua bulan berlalu :') Telah menjadi sangat sibuk dan super hectic tentang tugas akhirku! Dan susah meluangkan waktu disini.. untuk benar-benar menulis cerita!
Oke, sebenernya aku juga udah agak lupa dengan apa yang terjadi hari itu.. karena kayaknya nggak terjadi apa-apa di tanggal 11 Juni kemarin! Keluargaku, meninggalkanku sendiri di rumah, karena ada acara halal bi halal di Jombang, dan aku tidak bisa ikut karena itu kurang dari sebulan sebelum hari pengumpulan dan presentasi tugas akhirku. Bisa bayangkan gimana deg-degannya? Ngga ada siapapun yang datang ke rumah juga, kebanyakan orang lupa dengan hari ulang tahunku. Bahkan aku tidur lebih awal hari itu dan nggak merasa sedang berulang tahun! Hahaha, kasian yah? nggak dong! Udah sangat bersyukur ke Allah SWT, karena meski umur di dunia berkurang, tapi masih diberi setahun yang lain dan kesempatan untuk menjadi aku yang lebih baik! Apa lagi yang harus kuminta pada-Nya kan?
Tapi kalian tahu gak? Aku punya proyek ulang tahun ke-22 bersama teman geminiku! Tebak siapa? Yappp, dia adalah Yunita (aku sudah sering menyebutkan tentang dirinya sepertinya)! Jadi, ini adalah proyek yang sangat rahasia yang kami buat bersama! Tapi senang sekali rasanya bisa merealisasikannya! Semoga ini bermanfaat dan bisa bertahan lama di mata Allah SWT. Aamiin yaa Rabbal Alamin! Wish, we could make another positive and secret projects together in the future.. :)
Lalu, datanglah suatu hari yang sangat aneh! Jadi ceritanya, aku mau belajar kelompok tentang menghitung kolom dan dinding geser di rumah icak, bersama temanku yang bernama Rizqi. Tapi, anehnya, Icak terus-terusan bilang supaya aku berbuka puasa di rumahnya aja. Karena, dia pengen masak bareng sama aku. Alasan yang jelek kan? huahahaha! 😋 Terus, tiba-tiba jam 3 sore, dia bilang kalau bibib sama yunita mau ikutan gabung masak-masak. Tapi aku tetep nyantai aja, dan sok-sokan ga curiga sama sekali. Kemudian, bibib sama yunita dateng, lalu kita masak bareng. Nah, anehnya lagi, Icak itu masak mie buanyak banget! Sampe aku tanya "Loh cak, kamu kalau masak sekalian buat sahur tah? Soalnya kok banyak banget nihh! Dan padahal katanya, ayah mama dan adeknya Icak ngga berbuka di rumah saat itu. Kwkwkw, sangat mencurigakan lah pokoknya!
Cerita ini harus diawali dengan kisah kilas balik sewaktu saya masih berumur 20 tahun. Saya memiliki teman kecil yang bernama yunita. Dan kami memiliki tanggal lahir yang tepat sama, yaitu 11 Juni 1995. Sehingga, kami sering menyebut diri kami sebagai "geng gemini" setiap kali kami melakukan perjalanan atau bermain bersama. Di penghujung umur 20 tahun kami, kami berbincang-bincang seperti biasa, lalu sampailah kami pada topik "kita habis ini akan berumur 21 tahun lho". Kami mulai menyadari bahwa umur 20 tahun bukanlah umur yang sedikit. Maka, kami merasa perlu untuk melakukan perubahan-perubahan dan membuat goals dalam perjalanan kami kedepannya.
Pada dasarnya, kami memang seringkali bertukar pikiran baik dari masalah paling sepele sampai yang paling berat sekalipun (tentang kegalauan perempuan timur pada umumnya) (lhah emangnya apaan?). Oke, jadi waktu itu pembicaraan dimulai dengan pertanyaan, "Apa yang pengen kamu lakukan di umur 21 tahun?"
Pertanyaan yang cukup sederhana, namun juga lumayan membingungkan bagi orang yang kadang lebih suka menjalani hidup sesuai bagaimana jalannya, tipe yang let it flow gitu, tapi juga tetep punya ambisi, tapi juga nggak ambis-ambis amat. Beberapa hal mulai kami sebutkan. Dan dari kesemua itu, kami memiliki satu kesamaan, yaitu "ingin belajar menjadi lebih dewasa". Wkwkw poin tersebut memang masih sangat general, karena parameter kedewasaan sungguh sangat abstrak bagi setiap orang. Lalu, kami mulai mendetailkan apa itu dewasa yang ingin kami capai di umur 21 tahun, salah satunya yaitu bisa mandiri secara finansial. Kalaupun tidak dalam bentuk yang "kami bisa membiayai hidup kami sendiri", setidaknya kami ingin belajar menjadi mandiri finansial yang "kami sudah tidak perlu minta uang saku lagi". Beberapa ide berbisnis mulai bermunculan saat itu, namun terhambat karena faktor ketidaktersediaan modal dan kurangnya keseriusan dalam menyusun rencana berbisnis hahah. Sebenarnya, apa yang paling saya dapat ambil sebagai pelajaran, dalam perbincangan saya dengan yunita saat itu, jadi pada akhirnya kami membuat janji. Janji yang pertama adalah kami harus mencari pekerjaan sampingan yang setidaknya dapat membantu orang tua kami dengan tidak meminta uang saku lagi, dan yang kedua adalah kami harus mengikuti lomba KJI Busur. Dan di penghujung tahun 2016 ini, kami baru menyadari kalau kami sudah menepati janji kami. Kami telah mengirim proposal KJI Busur, walaupun hasilnya tidak sesuai harapan, but at least we tried, lalu yang selanjutnya, kini kami sudah mulai mencari penghasilan sendiri, ya mungkin ini sudah cukup familiar di kalangan mahasiswa, yaitu kami menjadi guru les privat.
Sedikit saya tahu, mencari rezeki bukanlah pekerjaan yang ringan, kadang godaan rasa malas itu seringkali datang, apalagi bila urusan kuliah juga sedang hectic-hectic nya, atau bila ada ajakan dari teman-teman untuk keluar bermain, dan yang paling kronis adalah ketika rasa penat sedang melanda.. sehingga baru melihat sampul buku pelajaran adik les aja, otak sudah berasap. Namun, rasa lelah yang datang selalu terasa terbayar ketika saya bertemu adik-adik yang merupakan teman belajar saya, dan sedikit mulai hilang seiring durasi mengajar saya terus berjalan.. Sebuah kepuasan tersendiri dapat membagi ilmu. Teringat ketika saya masih seumur mereka pasti saya juga merasakan bingung dalam menyelesaikan atau mempelajari hal-hal itu, dan kini saya entah bagaimana, alhamdulillah, rasanya dapat berpikir lebih "encer". Ketika saya belajar bersama Gita dan Tasya, saya merasa selangkah lebih dekat dengan mimpi saya, untuk menjadi dosen, ataupun untuk membuat sekolah. Maka, saya sangat bersyukur Allah mengantarkan saya pada kesempatan ini.. Hal yang ingin saya lakukan sejak dua tahun lalu namun terhalang karena sebulan setelah saya mengajar Vivo (murid pertama saya), saya sakit, sehingga mama tidak mengizinkan saya untuk meneruskan. Kemudian, setahun belakangan disibukkan dengan kegiatan non-akademik di kampus.
Saya sadar, seringkali saya menolak untuk keluar dari zona nyaman saya dan banyak kesempatan yang tidak saya coba ambil karena kekhawatiran akan "ketidak mampuan" ataupun "kegagalan". Maka, semoga di hari-hari berikutnya, saya dapat lebih berani untuk mencoba. Kisah hari ini terlalu kesana kemari ya, tetapi ini saya tulis supaya dapat menjadi pengingat dan wujud syukur di hari-hari kedepan.
Pernah dengar peribahasa di atas? Mungkin sebuah stigma yang sangat akrab di kalangan masyarakat Indonesia dan menurut saya kadang peribahasa tersebut justru menjadi sebuah labeling, semisal ketika ada sebuah anak melakukan tindakan A yang kebetulan orang tua si A pernah melakukan hal yang serupa, maka tak jarang masyarakat di sekitarnya akan mengeluarkan komentar sejenis peribahasa di atas. Padahal bisa jadi, tindakan kebetulan tersebut hanya satu dibanding seratus yang sama yang pernah dilakukan oleh si A dan orang tua si A.Memperbesar cakupan di poin pertama, ada lagi yang disebut dengan stereotype, atau dalam bahasa indonesia disebut stereotipe, merupakan sebuah bentuk penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan. Jadi, kalau pada kasus pertama, tingkah laku seseorang itu dianggap tidak jauh dari tindak laku orang tuanya, di yang kedua, masyarakat memberikan persepsi bahwa tindak laku seseorang itu tidak jauh dari perilaku orang-orang dalam kelas sosialnya.
Dan menurut saya sendiri, dua persepsi di atas adalah semacam faktor internal-eksternal yang berpengaruh pada tingkah laku anak. Kenapa tidak keduanya termasuk ke dalam faktor eksternal? Karena apa yang nantinya akan ada di dalam (sisi internal) seorang anak atau seseorang adalah merupakan investasi dari apa yang sebenarnya orang tuanya berikan. Mengingat orang tua adalah relasi yang paling dekat dan harusnya pertama kali menyentuh dunia anaknya, kecuali dalam kasus lain, seperti anak yang dibuang, anak yang diasuh saudaranya karena orang tuanya sudah meninggal. Atau dalam kata lain, kita wakilkan 'keluarga' sebagai media madrasah pertama seorang anak, khususnya orang tuanya.
Kita tahu sendiri, setiap orang memiliki sifat ataupun karakteristik yang berbeda-beda. Dan disitulah, peran parenting sebenarnya ada. Menurut saya, peran pola parenting yang diberikan orang tua kepada anaknya adalah sangat penting. Sebuah kepercayaan dari Allah untuk dapat menjadi orang tua bukanlah hal yang main-main. Ketika salah mendidik seorang anak maka bisa jadi ada satu penerus peradaban yang masa depannya terancam, karena bagaimanapun nasib atau takdir hidup seseorang kan Wallahu alam. Namun, disanalah tanggung jawab terbesar orang tua. Meskipun tidak tahu apa yang akan terjadi pada anaknya di hari kelak, orang tua harus mampu membuat dan membimbing anak mereka supaya dapat menghadapi bermacam-macam keadaan dalam hidup. Sangat disayangkan bila kesadaran akan tanggung jawab orang tua adalah besar ini tidak disadari oleh masyarakat, contohnya, ketika ada pasangan yang ingin memiliki keturunan, namun tidak belajar bagaimana kalau kelak anaknya lahir. Apa yang sudah dipersiapkan untuk mendidiknya nanti? Apa yang sudah disiapkan untuk membesarkannya nanti? Bagaimana biaya sekolahnya? Bagaimana metode untuk mengajarkan bahwa kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan? Bagaimana mengajaknya untuk mengerti pentingnya melaksanakan ibadah, mengerti norma, dan sopan santun? Dan hal-hal sejenisnya.
Lucu juga ya kenapa kok saya nulis ginian? Hehehe, terlalu visioner :P
Sebenarnya tulisan ini terilhami, karena di masjid rumah saya, banyak anak-anak kecil yang shalat tarawih disana, banyak juga ibu-ibu yang membawa putranya untuk shalat bersama. Kadang, saya tak sengaja melihat tingkah laku anak-anak kecil tersebut, atau diajak bicara sama ibu-ibu tadi. Serta, seiring berjalannya waktu, saya bisa mengamati sendiri bagaimana perbedaan perilaku yang orang tua saya beri antara kepada kakak saya, saya, dan adik saya, dan bagaimana hal tersebut memberi efek pada karakteristik kami yang berbeda-beda. Saya juga mengerti bagaimana usaha orang tua saya dalam membesarkan kami dan berupaya untuk mencukupi apa yang kami butuhkan. Itulah mengapa terbesit dalam benak saya, kelak kalau insyaAllah menjadi orang tua berarti ada amanah besar yang harus saya emban.
Setiap
generasi memiliki tantangan yang berbeda untuk dihadapi. Mungkin, dulu
di generasi saya, alat elektronik bukanlah sesuatu yang trending, tidak seperti di generasi anak sekarang ini, dan tentu aja pengawasan dan cara mendidiknya akan berbeda pula. Tetapi, hal dasar yang patut diketahui dalam parenting adalah memberikan panutan dan lingkungan yang senantiasa positif bagi anak (bersahabat dengan mereka). Itulah kenapa peribahasa tersebut ada. Menurut saya, lebih tepatnya lagi, tidak selalu sifat orang tua menurun pada anaknya, tetapi apa yang orang tua pilih untuk ajarkan kepada anaknya. Sehingga, kalau mungkin orang tuanya kurang baik, bukanlah hal yang pasti, kalau anaknya menjadi kurang baik juga. Masih ada kesempatan untuk mencetak penerus yang lebih baik.
Bersyukurlah kita yang diberi kesempatan untuk berada di lingkungan terdidik, ditemukan dengan teman-teman yang baik, dan masih ditemani oleh orang tua. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya diri, supaya generasi kedepan dapat menjadi generasi yang lebih baik. Open your eyes, guys. Insya Allah, mungkin 5-10 tahun lagi, kalianlah yang menjadi generasi "orang tua".
Terbayar sudah. Itu adalah kata pertama yang terbesit dalam hati ketika saya melihat video ini. Rasanya hanya ingin tersenyum dan merasa terharu ketika melihatnya.
"alhamdulillah"
Setelah pahit-manis kerja keras beberapa bulan kemarin, akhirnya semua berakhir dengan indah. Mungkin saya tidak memulai perjuangan seawal teman-teman pengurus harian dan konseptor lainnya, dan jujur saja ini sangat mempengaruhi kinerja saya di awal. Mungkin saya hanya bagian kecil dari tim besar yang selalu mengukir cerita baru di tiap tahunnya. Banyak hal yang harus saya korbankan beberapa bulan terakhir ini, mulai dari tenaga, waktu, dan pikiran. Perjuangan luar biasa sampai akhirnya satu persatu perjuangan saya mendekati titik akhirnya. Terikat dengan tiga tugas dalam satu waktu dan faktor kesehatan yang sedang buruk, membuat saya benar-benar belajar banyak tentang hidup, bisa dikatakan- dalam semester IV ini. Mulai dari rapat hampir setiap hari, pembahasan yang beda, pembagian waktu yang tumpang tindih, mobilisasi kesana kemari, semua nggak akan bisa saya laksanakan tanpa bantuan teman-teman. Walaupun harus dicemoh, walaupun harus merasakan beban moral, walaupun harus dimarahi orang tua, bahkan berat badan saya sampai turun sebanyak 6 kilo wkwkwkwk, tapi saya bersyukur.. semuanya bisa saya selesaikan pada akhirnya.
Nggak bisa bayangin, kalau malam itu, saya masih merasa sungkan dan takut untuk menelepon pakde. Alhamdulillah, dengan dorongan teman-teman dan kondisi rapat yang sangat sangat baik, akhirnya saya memutuskan untuk menelepon beliau sehingga bisa mendapat kabar baik. :')
Mulai dari persiapan, pencarian dana, rapat koordinasi, sampai akhirnya hari H TM, perlombaan, dan penutupan selesai, semua punya ceritanya masing-masing. Saya ingat betul, rasanya panik waktu denger ada peserta yang terluka sampai dijahit belasan jahitan, bahkan ga hanya sekali saya pergi ke rumah sakit hari itu, rasanya mengurus administrasi, bersosialisasi dengan orang tua, yang ini paling deg-degan, harus berbicara dengan orang yang saya belum pernah tahu karakternya, apalagi bertemu karena kondisi yang tidak baik, alhamdulillah masalah akhirnya juga selesai. Berpergian bersama 6 teman buat mengambil uang hadiah, haha nyampe rasanya punya bodyguard pribadi gitu, heheehe, udah gitu ditraktir kue bulet-bulet. Saya juga ingat.. suatu siang saya nangis di McD gara-gara kejadian yang menurut saya gak adil oleh seorang mbak mbak teller dan baper juga sih, wkwkwkwk. Seharian waktu closing party bawa ransel kemana-mana karena isinya weitsss hahaahha. Di kampus sampe malem terus ngelihat temen-temen muterin kampus pake troller sambil nyanyi-nyanyi buat nyiptain euforia. Seru banget! Ngelihatin kerja kerasnya temen-temen dari masing-masing event buat TM, buat ngoreksi, buat bikin kunci jawaban, buat ngajarin adek-adeknya. Ngurus ke bank lah gini lah, datanya ga sama lah, ini nya masih minus lah, ada perlu ini perlu itu. Nggak bayangin deh kalo gaada orang-orang baik seperti teman-teman huhu...
Coba gak ada kalian. Coba saya ga ngapa-ngapain. Kangen gak sih kalian? Sumpah saya kuangen banget rek. Kangen suasananya. Kangen kerja kerasnya. Kangen rapatnya. Kangen ngalem-ngalemnya. Kangen mikir bareng-barengnya. Kangen mangkel-mangkelnya (kadang wkwk). Kangen kekeluargaannya. Kangen nata audit sambil nyanyi-nyanyi sambil main gitar sambil ngerumpi. Kangen makan di Gotri terus aku yang nyetirin mobil kayak ibu nganterin anaknya. Kangen duduk-duduk di lobby saking aku gapunya jobdesc pasti. Kangen pergi bareng ke Plaza Marina. Kangen nganter-nganterin konsumsi ke Rumah Sakit Haji sambil belanja di Giant. Kangen njemput Icak buat jualan angkatan. Kangen rapat rame-rame mikir semua di R.14 dan Audit. Kangen nata-natain kelas sampe mualem, sampe hujan-hujan itu. Kangen jemputin Vio pagi-pagi wkwkwk terus LINE ku jadi di add sama Ujik. Kangen gelendot di R.14. Kangen nyetel lagu pake sound di gazebo. Kangen gangguin anak ngoreksi di R.13. Kangen di R.4 nyariin kunci di kampus gara-gara kuncinya saya ilangin. Dan buanyak deh lainnya.
Ya, selalu ada cerita baru ketika kita berjalan kedepan.
beautiful scenery at Paralayang and Pantai Gua Cina
Hey blog..
finally i got a free time for awhile, at least it's still 4 hours until i need to do something again. so, I want to fulfill my promise to someone that asked me at ask.fm hehe..
yes, I've been being so busy lately.. my academic and non academic's activities, both kept me running, mostly at this November. I even never spent my weekend at home! So these are what I did last month.. (especially at the weekend)
1) Done one of training's following event at my campus.
2) Done one of my task, went out with friends, slept over at her house, then the next day I went to Car free day, and played basketball.
3) Went to support my major KJI team at Malang
4) Had RAKER and watched Maliq.
and at the weekdays, I had a super tiring school's days because I got such a much tasks, a heavy series of practices, lot of evaluations, and another activities.
It can be a super long story if I should write every detail that happened to me, so I will just tell you the highlight part of it ;-) okey?
So, the training's following event that I've done was called TD Pusaka. I was being an OC in there. Like usual, I need to prepare things that needed, wake up earlier, etc. But the good news is I did it with my other 50+25 friends :) So, the tiredness were paid back by having a good time with them! :) Btw, from that activity, me and my friends have new toy to play, it's called "Break claps". It's a series of clapping hand with different patterns from 1 to 7, and it's challenging because it has a nice and engrossed sounds. Beside that, me and Vio was taught (not-so) privately by someone that I can't tell the name. :p
The next weekend, I had an even crazier days! It happened when my friends, Vio and Bibib asked to finish our Mektek Task together. actually, we supposed to do it at KFC Kertajaya with Hisyam, but suddenly these two girls popped front of my house, and all the plans were changed. At the end, we've done it at my house while eating an ice cream that we bought earlier :) But not so long after we started to do our homework.. we got bored.. and had an idea to go to Sutos instead hahaha! So.. yeah there we go.. SUTOS at 10 P.M!
Guess what we did in there? Yes, after goofing around for couple times, enter the stationery's store, watching people eating, then we end up by entering the cinema, buying the popcorn. And... only...watching.. trailer of films! :p
our sleepy faces
at 12 PM we went back, I had a sleepover at Vio's. It was raining on that day.. and suddenly omik answered my message, so we were chatting for awhile, but he's on busy mode that early morning so I decided joining Vio to sleep hihi. The next morning, Bibib picked me and Vio up! We went to help Icak vend at Car Free Day Darmo. Me and Vio bought socks in there! It was only 5000 and we got two pairs of it! :D So cheap huh, after tired walking around in there, finally we found Icak. Then we bought many foods, yeah! I ate up 1 portion of fried rice and 2 portions of grilled meatballs. Hweheheheehhhhh, so full! :)
After had my stomach full, we went to Basketball court at ITS Sukolilo. yeah, I played for some minutes in there :)) only randomly running with my shoes off.. and it felt hot! I also played free throw ball with Bibib and Vio. So, we had terms that before we throw the ball we should shout the name of someone that disturbing our mind hahahaha. So.. when I got my 3rd turned, I shout Tommy's name. "Ini buaaaaaaat omiiiiik" then I throw the ball, and dang! it was goal! :p But when I told him this story, he said that it was dramatic --" *sobs* yeah.. that's how I ended my crazy 2nd weekend! Woho!
Well..now we got on the 3rd weekend part. It will take too much words to describe the happiness of my 3rd weekend's journey. Maybe, these videos and pictures below would tell you better :)
failed video =))
better one =))
our happy faces! finally, beach!
This journey was especially dedicated for our friend Tiara who needs a refreshment because of something :) I hope you won't ever be sad again! After supporting our major's team at KJI and KBGI events, we made our own holiday! Yes, we spent 3 days and 2 nights at Batu-Malang. I was so happy that days, I met some of my high school's friends too in there, they were Hendro, Devy, and Nanda. It was good to feel the nice and cold weather of Batu-Malang (again).. having jokes with friends.. spent the night together.. at Alun-alun, at the car along the journey, etc. Being with the ones you loved and love you, always good, right? :)
Thanks for the great holiday! As always.. Looking forward for the next! yeyy yeyy
Finally.... I reach the last part! It's my 4th weekend!
So, I have a new activity, I got accepted for being a staff at BEM FTSP, I'm at Communication and Information Department. I dont know how.. but I really liked my job.. It's like I'm not doing anything, because everything that I gotta do.. were my hobbies! Writing.. capturing moments.. editing photos. :) I know, Allah always knows the best. right? alhamdulillah. What's more exciting about it? I met many new friends in there. Hopefully I can get along well with them.. do every of my tasks in here well too.. and be consistent aamiin!
last day activity.. after sitting for hours in 3 days! hoaam
after finished the raker sessions. Bibib and Vio (again) picked me up! Because we need to catch our interview test at chemical engineering building. Hehe, it was my first time went there, seriously guys after a year! ckckckck. Well.. if you 're going to ask me how was the test going?.. you better not :-) Maybe vio and bibib would answer it better (because they found something interesting in there..hahahaa).
at east coast
After we've done the interview sessions, we went to mosque and had a long chat in there. and at 8PM we went eating at East Coast, and as the closing part of this year's November! We watched Maliq D' Essentials! Woo! I thought, it was a great performance by them, because it has been awhile since the last time I watched a music concert..hehe.. by the way.. have i tell you that Bibib had her birthday on that 30th November? kindly shout "Happy birthday Bibib" yaa! And also don't forget to wish her the best wishes :)
So..that's how my November went.. see you folks! tasks are already waiting for me! bye
Last Saturday and Sunday, me and my other four friends just had a short holiday to Malang :) Well, actually we supposed to look for villa for our major's event next month in there.. But beside that, we took our times and had fun instead. :-p
So, we went there from Surabaya at 11a.m on Saturday morning, actually it supposed to be at 5a.m, but because of my sudden event, we couldn't make it, and end up went there at 11a.m. The traffic was kinda crowded that day, it took 6hours for us to arrive at Malang, and.. luckily the weather was not so hot, it was kinda gloomy, even we wished that it will rain, but it wasn't. We sang a lot at car, talking this and that.. you know, heart's problems =)) took photos, made video, slept, ate, and so many else.
Finally, at 17.17 we arrived at Egar's house. Placed at Jalan Sulfat, Malang, it has a super cozy environment, also the weather, it was cool, kinda windy, and the grey sky, made it feel perfect! After entering the house, Egar's mom was greeting us, and let us cleaning our self. The girls were sleeping at Egar's room which all is colored blue (and i think, omik would love it) then the boys were sleeping at Egar's sister's room which dominated with pink, hahahaha. After had some rest, Egar's parents invited us to have a dinner outside and we ate Sop Ayam! Which made us so full at a blink of eye! Ugh, but it was a delicious choice in that kind of weather, thank you so much om dan tante for the foods heheh! :)
the way our horizons meet..
After done eating, Me, bibib, temon, icak, palom were going to Payung. (Egar couldn't join us because he was sick), We seek for that famous starry night Batu's view in there~ Though the traffic was kinda jam.. we still enjoy our trip.. and finally arrived there. After moved from one place to another because of so many reasons, we could finally decide a place and delivered some foods! Like, milk, bread toast, and grilled corn. I enjoy gazing at the night's view.. though it's kinda cold, i felt happiness running through my veins, and made me feel warmer within myself. You know.. as I passed every way into there, I saw many old films playing in my mind, like.. every place has its own memory at my heart.. and i missed them all. But now, 3 years after that, i have my new journey with new people, making new stories all over again, and i figure out how fast times are. :) After enough enjoying the night, we back to Egar's house, and arrived there at 11.54 pm. Soon, after we entered the house, 3 people were directly pray Isya, and the left 2 were busy took out their stomach's contents wkwkwk, soon then we slept !
The 2nd daay, we went to Cuban Rondo Waterfall. Honestly, that was my first time going there =)) Like usual, we took photos, entered the pond, and the water was supppeerrr cold =)) From Cuban Rondo, we had lunch with Egar, Jija, Dzul, and Egar's brother at Waroeng Bamboe. Was a cozy restaurant with good concept. Lastly, we went to find the villa, haha!
Around 5 pm, we had our way to go back to Surabaya. Not doing much in the car, because everyone was already tired. (feeling sorry for Temon because he couldn't take a rest as long as the journey like we do). Was another great journey with friends :) and my personal companion who company me even when it was only through the phone, haha! looking forward for the next. Hopefully soon yah! Thanks everybody.
It's like thousand times (aha, I know I'm too much in saying words), but Allah, it's true.. I'm just feeling so blessed of You for sending me four kind and inspiring brothers like them. Yeah, literally i only have one brother. The other three are sons of my uncle, but since we're growing up together, though we ever separated for some years because they lived abroad, we're close enough as siblings :)
So, there are two of my brother who currently living outside Surabaya. They are at Malang and Bandung. But there are still two who live at Surabaya. Like, I've been give them a hurry-curry condition, again and again, but they're always there helping me.
Sometimes, I asked about my subject to the youngest one. But most time, I ask for advice to the older one. Tehee, and I'm more closer to the older one. Yea, He's more friendly, he always picks me up, when I have event at ITS Pusat, he always picks me up, whenever I'm sick. He always invites to watch movie, though sometimes because he doesn't have a companion, and I never make any of my $$$ out :p I always can ask him many goooooood movies, or Korean variety shows, mostly is Running Man.
My this older brother is also so so sweet. Whenever he picks me in crowded place, he always waves his hands from distances, though I had see him coming! He said that "Yo takute kamu ga kelihatan Ka." and he never make me wait for more than 5minutes. And always waiting so patiently. (so different from the other three)
Different brother, different typical.
Now, it's my 3rd brother! He's kinda moody, sometimes he's so kiiiiiiiiind, sometimes then he's so evil. Sometimes he's so childish, sometimes then he's so father-soon-to-be. He likes treat me foods, but then calling me "Ndut", "Yek perutmu lho hahahaha." He always asks me to ask mom for sending him money! Geez. And he really can't wait something for a moment, i mean he's really really tidak sabaran. I often being left by him when he already promised to pick me up.
Hmmm, But recently, since he has new girlfriend, he becomes so..kind yet scary too =))
Because, lately he always calls me "Ya, ada apa cantik?" "Suda di ruma cantik?" whenever I chat him. Grr
And the last one! It's the oldest one. And right now, he's currently living at Bandung for his study. He's the most friendly, smartest, and.. what to say? Up to date one. He has a really high pride and self confidence. But everytime he's at Surabaya, he's more likely his twin. He ever pick me up to hospital too when I'm sick. Yea, I could ask him about anything. He's the one who taught me to solve rubic without memorize the formulas. But It didn't work...krik haha.
Yea, that's all a glimpse about my brothers! And, btw, right now, they're already in the end of their college's life. Two are busy with their final project and two others are busy with their practical work.
There's nothing else but the best wishes, that I can give to you bro.
Lastly, Merci, brothers for always save my life! c:
Judul di atas dipersembahkan buat diri saya sendiri. Kapan bisa berpikir lebih mahasiswa-is?
Baru saja melanglang buana di beberapa blog, yang penulisnya adalah seorang mahasiswa. Cuman ada dua hal yang sering saya lakukan ketika membaca tulisan-tulisan mereka, 1. berdecak kagum 2. manggut-manggut. Intinya, tulisan mereka terlalu luar biasa, banyak benernya, dan yang paling penting mahasiswa banget.
Tapi, sebelumnya, saya mau jelasin dulu, gimana sih definisi tulisan yang mahasiswa banget buat saya?
Yang pertama, menurut saya, mereka yang sudah mahasiswa-is sudah mampu mengangkat sebuah topik yang cangkupannya Nasional, disini mereka nggak mengangkat sesuatu yang individual. Mereka membahas permasalahan dalam cangkup negara. Entah dunia ekonomi, pendidikan, politik, sosial, dll. Mereka mampu menyajikan data-data ataupun informasi yang berkaitan, yang bisa bikin pembaca, "Oh ternyata ada yang kayak gitu ya." Setelahnya, mereka mulai angkat bicara, mereka sampaikan argumen-argumen mereka, poin-poin dari tulisan mereka, gimana tanggepan mereka, gimana kritik mereka, dan gimana solusi dari mereka. Mostly, semua yang mereka sampaikan, itu dalem, maksudnya, "Wow." tapi endingnya mereka juga tetep bisa kasih suatu saran, solusi, atau ide penyelesaian yang konstruktif.
Buat saya, ya harusnya gini ini, 'mahasiswa-is' Ngga cuman komentarin, nyerca, dan hal-hal sejenisnya terhadap sebuah permasalahan. Tapi juga harus bisa menyarankan solusi yang solutif. Apalagi, umur-umurnya mahasiswa ini kan, usia-usia muda yang 'they said' lagi berada dalam zona kreatif seorang manusia. Zona dimana kita suka menghayalkan hal-hal ekstrim, bahkan harusnya ini juga sebuah zona ketika kita bisa membuat nyata hal-hal ekstrim itu. Kok bisa? Ya, mahasiswa (apalagi yang sampe kuliah S2, S3) itu kan jenjang tertinggi dari sebuah pendidikan. Mulai PG, TK, SD, SMP, SMA, dan akhirnya kuliah. Kan sayang banget gitu harusnya, kalo sejauh itu kita bersekolah, ujung-ujungnya cuman orientasi uang? Dan ilmunya dibiarin menguap. Tapi, yah.. gabisa munafik sih. Tanpa uang, somehow, kita jadi kurang punya taring
Kenapa perlu berpikir mahasiswa-is?
Firstly, karena emang status kita adalah seorang mahasiswa, jadi udah harfiahnya kita kudu berpikiran yang lebih mahasiswa-is. Kita calon pondasi-pondasi penegak bangsa kita selanjutnya, 20 atau 30 tahun lagi. Masa depan bangsa turun ke tangan kita. Kalo, pola pikir kita masih cuman, "besok ada peer ga ya".. kan juga gimana gitu kan..
Pingin, pingin banget bisa kayak mereka-mereka yang sudah kasih kontribusi nyata buat bumi pertiwi ini, dalam cakupan mereka sebagai mahasiswa. Okelah, 'tapi kan saya masih mahasiswa tahun I. Jadi, gapapalah, masih kayak gini..' Sering-sering banget saya mengagung-agungkan mereka, terinspirasi, namun pada akhirnya saya hanya melakukan pembelaan diri seperti itu.
Sampai suatu hari, saya menemukan sebuah kata bijak, seperti ini (dengan sedikit perubahan)
Seandainya, bila kata 'tapi' itu tidak ada Bayangkan, ketika kata 'tapi' itu tidak ada dalam kamus kehidupan kita. Ketika kita melakukan kesalahan, kita tidak bisa mengelak, dengan kata 'tapi...tadi..' dan membuat beribu alasan, atau justru, mengambing hitamkan orang lain. Be someone a little braver.. Mulailah dengan, ketika kamu melakukan sebuah kesalahan, jangan katakan 'tapi..' dari kata itulah, dirimu memulai memaafkan dirimu dari kesalahan-kesalahan nya, dan akhirnya mengulangnya lagi di hari kedepan. Katakan, 'iya saya salah karena...saya..' Akui kekuranganmu. Supaya itu bisa menambahmu dengan hal yang lebih baik kedepannya
Memang saya punya kekurangan, saya kurang berani mengungkapkan pendapat secara langsung. Saya masih belajar, saya juga nggak tahu berapa lama waktu yang diperlukan sampai saya bisa menjadi seperti mereka yang sudah berkontribusi secara nyata. Melalui tulisan-tulisan ini dululah saya akan belajar untuk menjadi mahasiswa yang mahasiswa-is.
Mengutip kata-kata yang diucapkan oleh salah satu pembicara, yang notabene dari kalangan dosen di universitas saya, dalam sebuah acara pembukaan welpar jurnalistik universitas saya beberapa bulan yang lalu. "Ketika kamu belum berani berbicara. Tulislah saja apa itu yang ingin kamu katakan"
Sedikit namun begitu memotivasi. Saya sangat setuju dengan beliau. Setidaknya, kata-kata beliau mampu membangkitkan semangat orang-orang yang kurang berani berbicara seperti saya ini. Kontribusi bukan hanya tentang turun ke jalan, berorasi. Dengan hanya kita ingin tahu, disitulah kita sudah berkontribusi. Buat saya, words have power. Apalagi real action. Apapun medianya, berorasi, menulis, menyumbang, kampanye, dan sebagainya. Semoga, saya bisa lebih mahasiwa-is kedepannya.
Jadi ?
Akankah kita menjadi pemuda sebagai potensi negara ?
Atau pemuda sebagai sumber permasalahan sebuah negara ?
Kita sendiri yang tentukan.
Semoga kita bisa menjadi insan yang berguna.
People say "Be with the people who bring out the best of you", and I couldn't agree more with those sentences. That's a true statement ever. Simply, because we live only once. So why we must wasting our times on someone who doesn't care with us and only make us sick?
But, however, i still do that sometimes hahaha
I just had a good conversation with someone, who I preferably call as a brother for me, and honestly deep..deep..down inside, somehow I really thankful that destiny met me up with this kind and caring brother like him. Maybe, from outside people will think, that he's someone who less concerned with things around him.. Because he keeps acting cool ._. and stays silent all the way :)) But after I got to know him, I found out that was a really wrong point of view -,- You know, he could suddenly laughing when you ain't even talking to him, just because you're saying one silly word accidentally to someone else.
I always have a good time whenever i get time to chit chat with him, he's really a good companion to talk with, because I can share so many things, whether about my college, my hobby, my lessons, etc :D He's someone who can equal my talks, my thoughts, and my jokes. He can give me an advice. A new information. A new perspective. Tell me what I should or I shouldn't do as well. And that's a good thing. Because, I like it when someone tell me directly which I should have done rather than just saying "that's up to you.." everytime I ask them :) He ever told me, to keep doing what I love. Yes, it's something I love. He said that it's kind of pity..if i stopped doing what I have an ability on, just because, I'm too lazy.
So happy to have lovely people around. For me, everyone is like a rainbow, they have their own color. Maybe sometimes, we can't be one thought with them, because, yes we have differences in every thinking point, and it's a normal thing :) Living with an understanding is a beautiful thing, despite so many differences, we learn to understand and accept others perspective. And what we mostly not realize is, when we tolerate each other, we enrich our thinking ways with that.
Can't wait to have another good time and conversation with you, bro. Especially like on that rainy afternoon. Thanks a lot for always boosted my mood up! ;)
As for what Gordon-Levitt wants in a woman, he tells, “Making checklists of things you’re looking for in a person is the numero uno thingyou can do to guarantee you’ll be alone forever.”
He adds,“You just have to pay attention, keep your eyes open, listen to people and be present. I guess what I look for in a girl is someone who’s doing that too.”
Well, today was another great and tiring day for me! I slept only three hours this morning and now, I just got home at 11 PM for accompanying my mom to meet up with her friends. So what's up today? Bheuh! today me and some of my friends (icha, egar, yunita, ika, bella, and tio) went to Car Free Day Darmo. It was a sudden plan from Egar. I got the info from Icha, she asked me to join them vending at CFD, and they need me to help them bringing the goods from Icha's house to Darmo. I thought it was a good chance to get a new experience, so I agreed. Alhamdulillah, Although, we got there too late, we still made to sell our goods! And it almost sold out! :)
Actually, I wasn't feeling pretty well, since it was crowded in there. but It was my first time, joining Car Free Day at Darmo since it's far from my home, so I had a good time this morning :3 There are many moments that i could see while I was there. I met some of my high school's friends. I also saw a Sugar Glider, from KGSI (a community of its lovers) And what's most important is.. Todaay, I learnt how hard was it to earn money. How 3000 could be so so precious.. That's why we should be grateful for every rezeki that Allah has given to us :)
thanks to Tio for capturing us :3
Owner of the day
P.S: Good job! to Icha and dedek Faiz, for making the Sari Dele. And thanks to Egar, for the invitation! Looking forward for next time! Ok, that's all for today! Happy Monsterday all. Hoaaam~
Hello, Rizka's coming again :3 rajin banget kan aku ya :3 Ngepost terus :3 maklum lagi kurang kerjaan, wkwkwk duuh nggak sadar diri :)) padahal tugas asistensi masih terlantar ._. Gppa wes, nanti malem kan aku ngerjain kok ;) (oh dunia harus tau gitu cil --)
I don't have much things to do today, because daddy need to work, my brother isn't at Surabaya, and I don't have a boyfriend :3 (lhoh apa hubungannya cil :p) so I just spend my Saturday at home. Gonna share you what I've done today! Yuk cekidot ;)
1. Cycling
Have I ever told you how much I like cycling? :3 Yes! I do really love to go cycling. Usually I do this routine every Saturday and Sunday morning. But I haven't doing this quite long, because those busy weeks of school, so I'm so happy today cause finally i could go cycling :3 I have my usual track, Tenggilis and Pakuwon City. I don't go too far, because my parents don't allow me go further since I'm a girl and I go cycling myself, so they think i should take care :3
Thanks God it's Friday yay ! Finally I woke up earlier this morning :') My normal sleep hours is back, so so happy.. Currently doing my task with friends in this early day, wish it was a good sign that I would be back productive again in days on :p
**
Gonna continue my last morning post. Yesterday, My friday was keep going on. so I just arrived at home from Malang this morning, for taking my brother back there because he'll have an exam today, i have no idea how my brother's feeling to have an exam on Saturday? A bit suck, i guess ckck.. Beside, we took my brother back to Malang, me and my family were coming to my mom's friend's house first. It placed at Lawang and the weather there was really nice. The house has a big yard and good view, it's a 1948's building, so vintage and classic. Such a comfy place to relieve all stresses. After had chit-chat, we were treated by a super delicious dinner. I ate much enough (as always) :P. My mom's friend really had an unique family, he has ten siblings, and all of them are really like to make jokes even though they're no longer a teenager :)))) (they're already 50-68 years old)
So..last night me and my family just couldn't stop laughing to hear their stories =)) Not only told numbers of funny stories but they also gave my family some 'wejangan' since they're older than us so they already had more experiences in life, and it really worth to hear.
From them, i can learn so many things.. I see, how beautiful is the togetherness in a family. Since we're growing up together with them, from a tiny baby until insya' Allah being a grandmother / grandfather (aamiin), they're the ones who know our good and bad, then still accept and love us, endlessly. they're the ones who always gonna be there when we're up or down, when we're happy or sad, when we're holding too much or angry, the ones who's gonna catch us whenever we fall. Place where we could be who we are. No pretending, no drama, it just a place where we can simply be ourself..
And place where we can always calling it, home.
“Home is where you are loved the most and act the worst.” ― Marjorie Pay Hinckley
Yes, even though we ever argue each other, so many times about so many stuffs, in the end we also know how to forgive each other. Look through and see how deep deep in my heart, i know that how big is my love for my family, they're irreplaceable, they're the numero uno. they're ones in the whole universe, and I'm so thankful to Allah SWT for sending me such guardians in this earth, one pack with...their goodness.. their flaws.. their loves.. and their spirits..
Losing someone in our life may the most pathetic things that should happens in our life. Whether that person's going into the other dimension from us or going into another place and different times from we placed, which we apart from them. I believe and I know that it must be a hard time, when we should learn to let them go, holding on thousand memories that we had with them back then, alone.
well, actually, Alhamdulillah i haven't properly losing someone that really close to me, in my life. But I know.. soon or late, one day, myself or people that i love, one by one, will leave this world into the afterlife and back to their Owner. they're now still alive and I'm so thankful to Allah SWT for giving them long ages so they can stay here with me. And i just can wishing them all the best, healthiness, long ages, and happiness..
Now, I understand. When I'm riding at the night, remembering how my life was and thinking how my life is. Yesterday i had this..and that.. and now I don't have this.. and that.. From those little things I could take summary that there's nothing immortal in this world. Everything's just a temporary things. All that we have is only a deposit. Since it was a deposit, of course, one day the Owner's gonna take it back.
Lost is an usual thing that happens in reality. The hard thing is to let it go. Especially when what we lost..is something that really precious to us, something that we love the most, it's like a 'limited edition' and there's only one in the world :'(
For me, lost is a momentum that we never know what influence that it may bring in our life. waking us up? dropping down us? making flat our life? making an unfair world to us? Losing somebody/something could bring us closer to our Maker or further from Him? Those all depend to ourself. How smart are we to take a summary of its every accident. If we do believe that everything happens for a reason, i believe, slowly we're gonna accept it and judge it wiser about that thing. Lost can make people like.. they have soul inside their body, but they don't feel alive. Going everywhere with an empty sight, thinking about thousand old memories, beautiful but pseudo. or the way, keep living although their souls ever scratched and banged with hurt. But here they are, it's life, if there's a beginning there's gonna be an end. Morning comes not just a sign that it's already 7 AM we need to get up and go for school. No, it's not. Morning comes to remind us that after every darkness, insya' Allah there will new light rises. And use that for a reason to us, a reason to keep moving on in this short life..
Sadness is humanitarian. Cause Allah gives us a felling to can feel each other. Loving, hating, caring, respecting, adoring, etc. But till when, a grey sky's hanging above your day? Maybe they do refresh you with thousands beautiful memories back then. Okay, for some couple times, that's ok. Because, memories are a black-white film that formed how we are today. But remember, Allah makes this earth with successive seasons, hazy, rainy, sunny, snowy. So we can learn from them.. Never ungrateful for everything that you've got or you haven't yet today.
Life is a balance.. :)
Life is keep spinning.. :)
Life is a mystery.. :)
But don't forget.
Life is a gift that Allah gives to us..
And a gift must be a beautiful thing to we have :)
Maybe not right in this time, but eventually.
"You will never know how hard is it to let go of something until you feel it yourself"
For everyone that just lost somebody/something. for everyone that must live without them that used to be there. There are still many stories that you haven't read. There are still many blank pages that you haven't written with your life's stories. Never stop smiling for them that used to make you smile.. :)
sering banget dibully sama anak kelas, apalagi anak-anak cowok, gara-garanya, gak tau, perasaan ya biasa aja, masa aku ini dibilang alay, huft banget kan? =)) gak cuman di kuliah ini aja se. dulu SMA juga, keuwingeett ngettt banget yang paling menyayat hati =))
Jadi, waktu kelas 12 SMA itu, pelajaran bahasa Inggris, dapet tugas dari guru tercinta, Mr. Sugeng, buat main 'bee-keeper' gitu. Jadi tiap anak di kelas, maju ke depan, ambil kertas yang isinya, siapa 'bee'nya kalian. (lhoh sek sek btw yang jadi bee ku sapa ya?) =)) nahh terus. setiap pertemuan kita itu disuru bikin surat gitu buat bee gitu. terus pertemuan lanjutannya suratnya dibaca di depan. sekaliaan be'e ada yang wes bisa nebak siapa bee keepernya sapa juga gpp.
nhah terus itu temenku, Kharis, mbaca suratnya dari bee keepernya dia depan gitu kan, ada kata2 "hehe" "yaaw" nya gitu, nyampek Kharisnya mbaca nya sambil ngakak2, terus pas sudah selesai mbaca, ditanyai sama Pak Sugeng,
"do you know who's your bee keeper?"
terus lhoo, gak cuman Kharis yang jawab, Reggy, Antony, gatau dari zona degradasi pokoknya, isoke langsung, "sopo maneh seng alay, acil laaaaaaaaaaaahhh" nueges. nguetek. pasang muka menuduh.
wkwkwkwk mangkelin caak =)) lek seng alay-alay ae kok langsung aku =))
Padahal lho guduk dan beneran bukan aku :')
Gak cuman itu. Pas, udah kebukti bukan bee keepernya, aku langsung dijadiin tersangka kasus lain di kelas. Jadi dikelasku itu, ada seorang anak, yang......ya 'begitulah'. yang.....'digituin' sama anak-anak kelas. Yaah, biasa lah, di kelas, pasti ada aja kan anaknya.. =)) lahkok, pas udah tenang-tenang ndak jadi tertuduh dari bee keeper Kharis yang nulis surat dengan beberapa kata alay, masa aku dituduh jadi bee keepernya anak itu :'(
Mesti kalo ditanya pak Sugeng,
"siapa yang jadi bee keepernya *tiiittt* nanti temui saya ya?"
Mesti anak zona degradasi rame dewe
"Kon yo cil?"
"Cil ngakuo cil"
"Cil ikuloo cil, istirahat, ojok lali."
Mangkelin caak, mesti lek tak tanya, "lapoo se kok mesti aku"
"lhah kamu lak yang sering duduk sama dia..............trs omong2an"
Wkwkwk ancen seh, lhah yaapa, aku mesti gadapet temen duduk, gara2nya mesti dateng mepet2, mbasio ga dateng mepet yaa mesti jek duduk kambe dee se, lhah terus masa leek duduk sebangku ga tak ajak ngomong, hngg hnggg kan aku anak bangsa yang baik berbudi luhur. :') kita semua kan teman, apa salahnya broo :))
padahal bisa diliat sendiri, kalo yang di baris paling belakang lebih alay :))
ugh jadi kangen :'(
***
Nhah lahkok ternyata, masa tertuduhku sebagai orang alay nggak berakhir seiring aku lulus dari SMA, namun berlanjut juga di bangku perkuliahan... masa perasaan aku ngmg biasa-biasa aja, "ooo alaay" terus ancen seh, beberapa akhir ini, aku dtt punya tata bahasa baru, ancen seh, tak akui, iki alay sajane, tapi niat kami itu baik, supaya kita semua belajar peka :))
jadi, hmm udah pernah lihat bayu skak? sebenernya aku dtt ga terilhami dari bayu skak se, emang dulu kalo ga salah pas OK2BK jurusan pernah disetelin tapi yauda lupa sih, nhah jadi misalnya ak mau bilang,
"aku kebelet pipis, temenin aku poo"
itu bakal jadi
"a k p, t a p"
=))
gara-gara semenjak ini :'( ciyus peek, aku sering dikatain, apalagi ambe doyok iku, jarene alay. mesti dikatain, "ohhh alay komunity, tak join pooo" nggak cumn aku se, derai pisan =)) jadi keleng ceritanya derai, kan pas itu aku sama derai lagi sibuk ngerjain asistensi di pojokan kelas sama le dawas, terus jare iku, derai iku denger, ono seng celuk celuk "lay he alay he alay" tapi ga ngerti iku gawe sapa, eh lhakok pas derai noleh samping, doyok iku lagi lihatin ke arahe derai, =)) terus bertemu pandang, terus doyoke bilang
"ohhh ngeroso yo mbak?"
=))
tapi lhooo beneeran, semenjak pake bahasa gituan, kita sekelas makin punya chemistry (alah lah) satu sama lain, lumayan kan efisien pita suara mas broo. tapi pernah nih, kebiasaan bertata bahasa seperti ini kebawa waktu ada kelas. Seminggu yang lalu, di hari Jumat, salah satu dosen sedang mengajarkan mata kuliahnya. Aku pun memfokuskan pendengaran, ketika beliau selesai menjelaskan, aku menyeletuk "y", maksudnya ya aku paham, dan ternyata cuman aku yang nyeletuk -_- jadi "y" ku terdengar keras. diantara keheningan kelas. Dosenku pun membalas, "Apa y? Kok y?" kemudian mata anak2 sekelas berpusat ke aku =)) termasuk ibunya dan diguyuin, --
=))
yang paling hits akhir-akhir ini, dipanggil "btw" sama anak2, duh padahal yang suka ngmg btw itu nggak cuman aku, lagipula lhoo yang ngilokin aku "btw btw" itu juga sukanya ngmg pake "btw". duh resek kok emang anak-anak iki :'( udah gitu sekarang ga cuman anak cowo, bahkan anak2 ceweknya juga, vio iku apa maneh -_- "lhoh ada btw"
plis itu mlt bgt guys.
Berawal dari curhatanku ke teman-teman, “eh
aku pengen ikut liat ke Malang” di titanic masjid kampus, eh terus sama
anak-anak, Ica, Derai, Jatu, Bibip kok kebetulan kok kebetulan ya pas, ada mas
Fat nongol dari parkiran depan masjid -_- di panggilin mas Fath.
“Mas pet mas Pet ini lo rizka mau ngomong”
–
“opo?”
Terus akunya ga ngmg lah, kan sungkan –
“gak mas gak”
Eh terus pas jam-jam sore lagi sibuk dan
bingung2nya ngurusin tugas dan asistensi pemetaan, eh ketemu mas Fath,
“ada apa Riz?”
“Gkpapa mas, tadi itu lo anak-anak guyon,
mau tanya kalo aku mau ikut ke Malang boleh ta gak?” =))
“Lhoo gkpapa ikuto, sek sek” terus masnya
ngeluyur ke Pengajaran, ywes tak kira udah di anggep guyon lhah kan emang
guyon, tapi ya pingin emang tapi nanya nya guyon tapi pinginnya serius haha
Terus udah jam berlalu, ya udah ga
kepikiran sama sekali tentang guyonan tadi pagi, udah capek2nya bikin laporan
praktek di hari Jumat, evaluasi mektek dibagi, nilai evaluasi IBTS dipajang di
mading2, hahaha bener2 cobaan ya hari Jumat kemarin itu, gak dikit anak cewek
pada kenak PMS, jadi melan, naik turun moodnya gara2 itu semua, tapi untung
semua kegupuhan ini ujung2nya diakhiri tawa dan guyonan rame2, udah gitu Cupita
di bully huwahaha, =)) thx!
18.00 Waktunya rapat angkatan di ITS
Pusat... ga kebayang badan “Mblengesh”nya uda kaya gimana. (Red: mblengesh
merupakan bahasa osing dari kumus-kumus). Sempat kena super trap sama Bibila
maunya lihat Andrew Garfield main basket..eh pertandingan ditunda.. emang ga
baik mengkadali teman sendiri ya bib, nahlo =))
Ndeprok rame2 depan Masjid Manarul,
lumayanlah, kerasa lebih nyatunya antara D3 dan D4, well seperti kata kakak2
angkatan, kita gak ada namanya d3 dan d4, kita satu 2013. Semoga aja bisa
segera menyatu aamiin aamiin!
Jam 20:11 dapet sms dari Ica, katanya
rizka boleh ikut hwehehehe =)))) terus bingung2 dewe, kan padahal bercanda, kan
ga ngerti dibolehin apa gak sama ortu, kan padahal tugas dan evaluasi dada-dada
di depan mata, kan padahal sungkan soalnya sebenernya aku ndk berhak gitulooo
ikut ikut. Terus setelah galau2 sendiri eh malaah ada telp masuk =))) yaudah terus rizka nanya mama boleh ikut apa enggak, ternyata mama ayah ngijinin yaudaah kalo uda dapet restu dari orang tua ngerti sendiri kan rasanya? pertanda baik.
akhirnya fix, aku memutuskan buat ikut.
Ohyaa, rizka juga bertemu zizi lho malam itu.
Jam 21:30 sama anak2 habis rapat angkatan makan2 rame, udah ITS gelap banget, berasa jalan di hutan, udah mobil kaya begitu, hawanya kaya begitu, feelnya dapet banget: berasa mau uji nyali. hahahahaha, friday night banget. jam 22.30 baru nyampek rumah, dan 23:56, tidurlaaah saya zzz grok grok heheehe
Besok paginya, hari keberangkatan tiba. Sungkan dalam hati makin kerasa, tapi yah udalah disyukurin aja, nemu temen yang dapet undian berhadiah juga kok :p tapi sedih banget, masa dari 2 yang ilegal, yang di bully cuman aku doang :-( bikin makin sungkan ajaa =))
"Rizka...nanti tidur bis lho. kamarnya gak ada soalnya. Oh.. ada se, kamar mandi, pilih mana?"
setiap ada absen langsung sedih sendiri, "ah pasti gak dipanggil" tapi ternyata enggak lhooo, rizka juga dapet panggilan abseen lhoo, cuman dua kali dari beberapa-rapa kali, tapi gkpapa deh =))
Ternyata susah ya hidup jadi orang ilegal.
ikut dukung tim KJI ITS. lihat pameran jembatannya. dapet temen baru. ketemu temen lama. di bullyjadi the most kemriyek penumpang di bus!hahahah. banyak lah banyak pengalaman dari perjalanan tadi. First trip sama diploma sipil! And I really did have a nice trip. Bercanda gak ada habisnya. Kerasa kekeluargaannya sama anak2. Thanks for the chance that given to this "illegal" passenger :') So thankful. Haven't tell you guys about the KJI and KBGI events since I need to study for tomorrow evaluation. So sorry, next chance InsyAllah.
Semoga tahun depan bisa jadi pasukan yang bawa nama jurusan ini. Semoga pengalaman dan ilmunya bisa bermanfaat terus buat kita semua kedepannya, terutama aku. Sekali lagi, makasi kesempatannya :') Ini semua hanya awal perjalanan, semoga inspirasinya terus membakar sampai 4 tahun kita menempuh takdir bersama.
Hope these photos could tell you more about my trip.
Istirahat siang di UB
KJI BAJA
Songgo Langit ITS
politeknik bandung
otw BNS
BNS, maba 2013
D4 nonton D4
sama ica
gaul dikit (eh apa alay dikit ya?) :P
Btw, happy birthday to my loved one, bibila! Wish you all the best, here from us. Sorry cant send it to you on time since we're here lack of signal and out of the battery. So hope you'll forgive us by this video!! Hbdddddddd!!! xoxo
see you all next time. Back to real life mah ini judulnya!! Semangat hari Senin!