28.8.20
Work Out 💪
12.8.20
Stay Organized!
Holaaa, mi amor!
Selama hampir 5 bulan pandemi ini berlalu, rasanya masih belum terbiasa dengan banyak hal yang sekarang harus dibiasakan. Semuanya terasa asing masih suka berandai-andai, kapan ya semua ini akan kembali normal?
Padahal sebenernya, kita juga harus sadar kalau enggak ada kata "kembali". Ya beginilah adanya sekarang dan apa yang ada kedepannya. Rasanya, hanya ingin bertemu dengan teman yang jarang ditemui pun masih merasa insecure, sangsi juga sama kondisi teman tersebut. Sehingga, memilih untuk tetap menjaga jarak atau dengan stay at home. Yang aku yakin, di satu titik tuh pikiran dan tubuh kita akan menjadi jenuh, resah, dan merindukan kebiasaan yang lama.
Hahaha, ini aku gatau mau cerita apaan sih. Cuma mau berbagi tips ajah. Jadi meskipun sekarang semuanya sudah berubah. Aku punya satu kebiasaan yang aku selalu lakukan, dari jaman aku masih SD. Yaitu, aku selalu melakukan journaling. Bikin agenda. Rencana hal-hal apa yang mau aku lakuin. Secara general biasanya bisa aku tulis untuk sebulan kedepannya. Kalo detail, tiap minggu bisa aku updet. Dan menurutku dengan adanya itu akan bermanfaat banget to keep our self sane. Karena meskipun kondisinya sudah berubah, tapi kita tetep harus punya aktivitas dan selalu produktif. Jadi, misal kita ngga journaling nih, mungkin cuma kepikiran 'aduh gabisa gini gabisa gitu'.. tapi mungkin, kalo kalian coba bikin agenda, kalian jadi memikirkan kan mau ngapain yaa sbg pengganti aktivitasnya. Atau sederhana aja nulis hal-hal yang menarik dalam journal kita itu.
Nah salah satu contohnya nih, kalian tau gaksih, aku lagi ngerasa badanku mulai "padat" lagi hahahaha. Karena, pas beberapa awal tahun kemarin aku udah mulai bisa merutinkan jadwal olahraga, tp semenjak pandemi, olahraga di tempat umum menjadi suatu yang tidak mungkin. (aku olahraganya biasanya ikut senam atletik gitu, atau jogging santai di hari Sabtu). Aku anak kos, gapunya sepeda, jarang pulang rumah. Ditambah mager. Ngemall pun juga jarang hahahaha. Jadi aktivitas ya berangkat kerja itu aja. Nah, tapi anehnya aku sering ngerasa banget capek sebadan. Naik tangga ke lt.3 ngos-ngos an. wkwkwk! dan akhirnya aku bikin resolusi baru.. aku coba beli yoga mat! Dan jujur, sampe detik aku ngetik ini, aku belum nyobain dia sama sekali. Karena deadline kerja lagi numpuk. Sampe harus dibawa dikerjain di kos huhu. Tapi! Aku gamau dia jadi mubadzir. So, aku coba membuat, jadwal rutin harianku yang baru sebagai acuanku buat meluangkan waktu berolahraga. Dan aku udah ngumpulin banyak tutorial olahraga yang cuman 10 menit doang. Jadi, RIZ, PLEASE JANGAN BANYAK ALASANN! haha. maka tercetus lah aku menulis post ini. sebagai reminder buat diriku sendiri!
Jadi tunggu updet lebih lanjut dariku ya guys! Akan updet mengenai home work out routine ku setelah ini! Dan jangan lupa! Mulai lah journaling & stay organized!
Salam,
R.
3.7.20
Gravity
- Is it wrong trying to fight the gravity?
- "Do not chase people. Be you and do your own thing and work hard. The right people who belong in your life will come to you, and stay."
7.5.20
Minimalism
![]() |
| pic courtesy: google. |
Hehe, ini adalah salah satu topik menarik yang baru aku bener-bener pelajari di tahun 2020. Jadi ceritanya, waktu itu aku dengerin salah satu podcast nya Raditya Dika sama Mbak Wina Hananto (seorang financial planner) yang tentu aja topiknya tentang keuangan. It's worth the half and hour of mine. So, let's just jump into the topic, minimalism.
4. Lebih bijaksana dalam menggunakan uang
Terutama, dalam hal berbelanja. No more.. mumpung sale padahal engga butuh. No more.. beli ini buat acara ini, padahal acaranya cuma terjadi sekali. No more.. beli ini ah murah dan lucu, padahal sekali pakai rusak. Nah ini, kalian bisa banget googling karena banyak banget referensinya. Intinya kebanyakan mereka mencoba menggantikan barang yang cuma sekali pake jadi yang re-usable jd sekalian jadi orang yang eco-friendly deh :)) Juga mereka lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Jd bener-bener memiliki sesuatu yang ngga berlebih tp berkualitas. Jd secara jangka panjang awet, nyaman, multifungsi meskipun hrs spend uang lebih banyak. Tapi pada akhirnya tetep, dependency on money is much lower.
Selain itu, coba menggantikan kebahagiaan dr yang biasanya misal bisa bahagia kalo abis belanja jadi ke bisa bahagia karena memberi ke orang. Ibaratnya, cari replacement of how to satisfy the fulfilment of your happiness.
Intinya, minimalis ini banyak banget loh positifnya, jadi gak ada salahnya coba diterapkan (bagi yang belum hehehe) (bagi yang masih suka susah buat jadi orang minimalis). Gaya hidup ini amat sangat lekat dengan nilai-nilai kebaikan dan sudah diajarkan juga dalam agama kita, yakan? Seperti misalnya mengajarkan untuk tidak mubazir, membiasakan sedekah, disiplin, melatih keikhlasan dan bersyukur dengan apa yang dimiliki sekarang dan masih banyak lagi. Nanti kapan-kapan kita sambung lagi 😊
4.1.20
My First Hiking to Watu Jengger!
-
find the right quotes to describe my latest condition, "when you focus on the good, the good gets better" . all that I can say, ev...
-
All praises to Allah SWT, the highest almighty in the entire universe. I want to share this journey, the journey of pursuing my dreams. This...


